Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Trading 19 Desember
JAKARTA, investortrust.id – Pasar saham diperkirakan akan berbalik menguat pada perdagangan Selasa, (19/12/2023).
Kemarin, Senin, (18/12/2023), IHSG mengalami koreksi 1% ke level 7.119 disertai dengan tingginya volume penjualan.
Analis Teknikal PT MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana mengatakan, selama tidak terkoreksi ke bawah area support di 7,045, maka saat ini posisi IHSG diperkirakan sedang berada di awal wave (v) dari wave [i].
Baca Juga
“Ini berarti, IHSG masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya ke rentang area 7.237-7.262,” ulas Herditya dalam riset harian yang dikutip, Selasa (19/12/2023).
Adapun target support IHSG berada pada level 7.041 dan 7.011, sedangkan resistance pada level 7.219 dan 7.252.
Berikut saham-saham pilihan trading dari MNC Sekuritas hari ini:
Baca Juga
Emiten Haji Isam (JARR) Raih Kredit Investasi Rp 500 Miliar dari Bank Mandiri
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) - Buy on Weakness
ANTM terkoreksi 0,3% ke 1,665 disertai oleh munculnya volume penjualan, namun penutupan ANTM masih tertahan di atas MA20. Selama ANTM masih mampu berada di atas 1,590 sebagai stoplossnya, maka posisi ANTM saat ini sedang berada di awal wave (iii) dari wave [i] dari wave C.
Buy on Weakness: 1,610-1,655
Target Price: 1,730, 1,820
Stoploss: below 1,590
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) - Spec Buy
SMGR terkoreksi 1,2% ke 6,125 disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama SMGR masih mampu bergerak di atas 6,075 sebagai stoplossnya, maka posisi SMGR saat ini sedang berada di awal wave (c) dari wave [b].
Spec Buy: 6,100-6,125
Target Price: 6,350, 6,650
Stoploss: below 6,075
PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) - Buy on Weakness
SMRA terkoreksi ke 560 dan masih disertai oleh volume penjualan. Kami perkirakan, posisi SMRA saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave C, sehingga koreksi SMRA akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 540-560
Target Price: 595, 650
Stoploss: below 530
PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) - Buy on Weakness
TKIM terkoreksi 1,8% ke 6750 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Selama TKIM masih mampu berada di atas 6,500 sebagai stoplossnya, maka posisi TKIM saat ini sedang berada di awal wave B dari wave (B).
Buy on Weakness: 6,600-6,725
Target Price: 7,425, 8,000
Stoploss: below 6,500.
