Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Trading 1 November
JAKARTA, investortrust.id – Pasar saham diperkirakan melanjutkan penguatan, seiring mulai munculnya optimisme pelaku pasar.
Mengacu pada penutupan perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,3% ke level 6.752 disertai oleh munculnya volume pembelian.
Analis PT MNC Sekuritas, T Herditya Wicaksana mengatakan, selama tidak kembali terkoreksi ke bawah 6.666, maka posisi IHSG saat ini sudah menyelesaikan wave (ii) dan berpeluang menguat.
Baca Juga
“IHSG akan membentuk awal dari wave (iii) ke rentang area 6.780-6.908,” papar Herditya dalam riset harian yang dikutip, Rabu (1/11/2023).
Namun, kata dia, tetap waspadai akan adanya potensi koreksi dari IHSG untuk menguji level 6.622-6.633.
Adapun perkirakaan titik support IHSG berada di level 6.622 dan 6.578, sedangkan resistance pada level 6.840 dan 6.772.
Berikut saham-saham pilihan trading dari MNC Sekuritas:
Baca Juga
Ditopang Produk Etikal, Pendapatan Kimia Farma (KAEF) Tumbuh 8,15%
PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI)
ASRI bergerak flat di 166 disertai dengan munculnya volume pembelian. Saat ini, posisi ASRI diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [ii], sehingga ASRI masih rawan terkoreksi kembali.
Buy on Weakness: 156-164
Target Price: 171, 179
Stoploss: below 151
PT Elnusa Tbk (ELSA)
ELSA menguat 1,9% ke 432 disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakan ELSA pun masih mampu berada di atas cluster MA20 dan MA60. Saat ini, diperkirakan posisi ELSA sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 5.
Buy on Weakness: 420-430
Target Price: 458, 476
Stoploss: below 398
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
ICBP terkoreksi 1,7% ke 10,350 disertai dengan adanya peningkatan volume penjualan. Saat ini, posisi ICBP diperkirakan sedang berada di akhir wave [y] dari wave 4, sehingga koreksi ICBP relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 10,025-10,300
Target Price: 10,750, 11,200
Stoploss: below 9,850
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
TLKM menguat 2% ke 3,490 disertai dengan munculnya volume pembelian. Saat ini, posisi TLKM diperkirakan sedang berada di akhir wave [v] dari wave C dari wave (A), sehingga koreksi TLKM akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 3,370-3,410
Target Price: 3,720, 3,930
Stoploss: below 3,300.
