Prediksi IHSG dan 6 Rekomendasi Saham di Pekan Pertama Oktober
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak mendatar cenderung menguat pada pekan pertama Oktober 2023.
Gerak datar IHSG pekan ini lebih disebabkan karena sentimen pasar yang kurang mendukung, sebagaimana perdagangan pasar saham pekan lalu yang sepi sentimen positif.
Senior Investment Information dan Analis PT Mirae Asset Sekuritas menargetkan posisi soppport IHSG sepekan ke depan berada di level 6.901 dan 6.862. Sementara titik resistance dipatok level 6.970 dan 7.012.
Baca Juga
Harga Emas Batangan Antam Stagnan, Paling Murah Rp 574.500 per Gram
‘’Kami perkirakan gerak IHSG akan mixed to higher,’’ paparnya saat dihubungi Investortrust, Minggu (1/10/2023).
Adapun sektor-sektor yang perlu diperhatikan untuk pekan ini yaitu cyclical, financials, non-cyclicals, properti dan transportation.
Dalam kesempatan berbeda, Tim Riset Indonesia Investment Education (IIE), memberikan dua skenario IHSG sepekan, bullish atau bearish.
Untuk skenario bullish, IIE menyebut IHSG berpeluang mengalami koreksi dulu di sekitar support 6.950. “Jika bertahan di level itu IHSG akan membuka peluang kembali rally menuju target symmetrical triangle di level 7.130,” papar Investment Consultant IIE, Rita Effendy, Sabtu (30/9/2023).
Sebaliknya pada scenario bearish, IHSG akan bergerak sideways dan kembali menguji target support level 6.900. “Jika IHSG break di level tersebut akan membuka peluang membentuk double top dengan target di level 6.760,’’ imbuh Rita.
Untuk saham-saham yang layak dipantau pekan ini, IIE merekomendasikan buy saham berikut:
Baca Juga
Masuk 2 Emisi Baru, Outstanding Obligasi Korporasi Tembus Rp 446,77 Triliun
PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG)
Koreksi tertahan support sekitar Rp 1.745, jika bertahan di level ini akan konfirmasi koreksi hanya throwback dan kembali rally meunu target double bottom di Rp 2.100.
PT Trans Power Marine Tbk (TPMA)
Rebound dari support di Rp 605 dan kijunsen level. Kenaikan lanjutan akan menuju last high di 735/765. Saham ini masih di area uptrend.
PT Asuransu Tugu Tbk (TUGU)
Koreksi tertahan support sekitar Rp 1.200. Jika rebound dari level tersebut akan menguji last hig level Rp 1.340. Kemudian jika break di level 1.340 TUGU berpotensi kembali rally menuju target double bottom di level Rp 1.530.
PT Indofood CBP Tbk (ICBP)
Koreksi tertahan support FR61,8% di Rp 10.975. Jika reboun di level tersebut ICBP akan menguji resistance level Rp 11.450. Jika break di Rp 11.450 ICB berpotensi kembali rally menuju target cu with handle di Rp 12.275.
PT Medco Energy International Tbk (MEDC)
Bergerak sideways dalam jangka pendek dalam range Rp 1.645 – Rp 1.495. jika break resistance Rp 1.645, MEDC berpotensi kembali rally menuju target double bottom di level Rp 1.810.
PT Dayamitra Telekomunikasi Indonesia Tbk (MTEL)
Koreksi dan tertahan di sekitar support uptrend line dan fibonacci cluster 675/680. Reboun dari target tersebut maka MTEL akan meuju Rp 730 dan last high di Rp 770.
