Percepat Digitalisasi, Adira Finance (ADMF) Sebut 3 Faktor Ini Pemicunya
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan jasa pembiayaan, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance fokus mengimplementasikan digitalisasi dalam proses operasional perusahaan.
Direktur Utama Adira Finance, I Dewa Made Susila mengatakan, setidaknya ada 3 faktor utama yang menjadi pemicu perusahaan, sehingga terus mendorong digitalisasi pada bisnis prosesnya. Pertama, karena perilaku konsumen telah berubah seiring dengan perkembangan zaman.
Baca Juga
Pembiayaan Baru Melaju 39%, Adira Dinamika (ADMF) Kemas Laba Rp 1,3 Triliun
“(Saat ini) konsumen yang tumbuh kan dari milenial dan muda-muda. Jadi, kalau kita tidak average digitalization, maka market kita menyempit. There’s only reason makanya kenapa kita harus respons,” ujarnya, dalam sebuah forum diskusi, di Jakarta, Jumat (24/11/2023).
Kedua, lanjut Made, terkait persaingan dengan lembaga keuangan lain misalnya perusahaan financial technology (fintech), yang sedikit banyak telah memakan kue dari multifinance. Dengan teknologi yang ditawarkan fintech, tentu perusahaan pembiayaan juga harus implementasi hal yang sama agar tidak kalah bersaing dan untuk mempertahankan market bisnis.
Baca Juga
“Yang terakhir atau ketiga, tentu aspek teknologi. Karena aspek digitalization bisa terjadi karena di enable oleh teknologi yang tersedia, misalnya handphone, dan lainnya. Untuk poin ini, kami sudah membangun (teknologi) ini lebih dari lima tahun dan terus belajar serta tidak henti-hentinya untuk invest agar bisa advance,” pungkas Made. (CR-13)
