Penguatan Saham BREN Melambat, IHSG Sesi I Terkoreksi
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/10/2023), ditutup melemah 15,86 poin (0,23%) menjadi 6.923,76. IHSG bergerak dalam rentang 6.908-6.968 dengan nilai transaksi Rp 5,53 triliun.
Penurunan indeks dipicu atas pelemahan hampir sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor konsumer primer 0,93%, konsumer non primer 0,77%, sektor teknologi 0,63%, sektor infrastruktur 0,52%, dan sektor keuangan 0,43%.
Baca Juga
UMA Tak Hentikan Laju Saham Barito Renewables (BREN), Market Cap Kejar BYAN
Sedangkan sektor saham yang mencatatkan penguatan hanya sektor properti mencapai 0,18%, sektor material dasar 0,21%, sektor energi 0,17%, dan sektor industry 0,10%.
Pelemahan indeks juga dipengaruhi atas rendahnya penguatan harga saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) hanya Rp 90 (2,62%) menjadi Rp 3.520. Sebagaimana diketahui, saham BREN telah menjadi faktor utama penguatan indeks dalam sepekan lebih.
Baca Juga
Di tengah penurunan IHSG, kleima saham berikut torehkan peningkatan harga, yaitu saham PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON) naik Rp 15 (27,27%) menjadi Rp 70, PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) naik Rp 58 (24,37%) menjadi Rp 296, PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) naik Rp 15 (18,99%) menjadi Rp 94, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) menguat Rp 24 (17,65%) menjadi Rp 160, dan PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) naik Rp 32 (14,55%) menjadi Rp 252.
Sebaliknya penuruna melanda kelima saham ini, yaitu saham PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM), PT Singaraja Putra Tbk (SINI), PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI), dan PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN).
