Antrian IPO Sudah 60 Perusahaan, Target BEI Tercapai?
JAKARTA, investortrust.id – Otoritas Jasa Keuangan menginformasikan, sebanyak 60 perusahaan masuk antrian (pipeline) penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham di pasar modal Indonesia. Angka ini sudah mendekati target IPO 2024 sebanyak 62 perusahaan.
Hal ini diungkapkan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Indonesia, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi dalam Konferensi Pers RDK Bulanan Desember 2023.
“Pipeline penawaran umum masih terdapat 85 dengan perkiraan nilai indikatif sebesar Rp 28,68 triliun, di antaranya merupakan rencana IPO oleh emiten baru sebanyak 60 perusahaan,” papar Inarno secara virtual, Selasa (9/1/2024).
Mengutip data yang disuguhkan Inarno, tertulis bahwa dalam pipeline dimaksud, ada 60 IPO dengan nilai total pengumpulan dana Rp 10,01 triliun. Ada pula 11 penawaran umum terbatas (PUT) senilai Rp 5,4 triliun, 8 EBUS dengan nilai Rp 9,26 triliun, serta PUB EBUS senilai Rp 4,01 triliun.
Baca Juga
Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menargetkan jumlah perusahaan tercatat di bursa pada 2024 akan bertambah 62. Target ini terpantau turun atau lebih sedikit dibandingkan realisasi 2023 yang mencapai 79 saham.
Namun Direktur Utama BEI Iman Rachman mengaku, pihaknya dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan di pasar modal optimistis dapat mencapai target yang lebih tinggi dibandingkan 2023.
Target lebih tinggi yang dimaksud, antara lain peningkatan likuiditas perdagangan dengan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) Rp 12,25 triliun pada 2024. Sedangkan target penerbitan produk investasi secara total 230 pencatatan efek, merujuk rencana kerja dan anggaran tahunan (RKAT) bursa.
“Kalau tahun ini sudah 235 efeknya sebagian besar karena structured warrant. Dengan perubahan pandemi jadi endemi, investor mulai bertransaksi saham, ini target-target perusahaan secara kuantitatif,” tutur Iman dalam Konferensi Pers Penutupan Perdagangan BEI 2023, akhir Desember 2023.
Selain mengharapkan peningkatan RNTH tahun depan, BEI juga membidik penambahan 2 juta investor baru dari jumlah tahun ini yang sekitar 12,16 juta single investor identification (SID). Sedangkan merujuk data BEI, hingga hari ini sudah ada 3 perusahaan tercatat baru di bursa dengan 27 perusahaan lagi dalam antrean. (CR-10)
Baca Juga
Jumlah Listing Emiten Baru Pecah Rekor, Kinerja IHSG Cuma Naik Tipis-Tipis
