OIKN Ungkap Universitas Asing Masuk ke IKN, Siapa Saja Mereka?
JAKARTA, Investortrust.id – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) di Semarang, Jumat (8/3/2024). Kepala OIKN, Bambang Susantono menyatakan, pihak Otorita telah menjalin komunikasi dengan beberapa kampus ternama di luar negeri seperti Stanford, yang akan membangun research campus pada bulan Mei 2024 di IKN.
“Disini kita juga kerjasama dengan sekolah yang ternama, Stanford, mudah-mudahan nanti bulan Mei, mereka akan mulai membangun kampus. Tapi bukan kampus untuk pendidikan, melainkan kampus untuk riset dulu,” ungkap Bambang dalam tayangan langsung di kanal Youtube ASPI.
Tak hanya Stanford, ada juga Universitas Leiden di Belanda, Universitas Raffles di Malaysia, Universitas Erasmus Rotterdam Belanda yang juga telah dijalin komunikasinya dengan Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN, Ali Berawi.
Baca Juga
Wujudkan Hunian ASN Nyaman dan Berkualitas, OIKN Jajaki Gaet Badan Usaha Sektor Perumahan
“Ini nanti seperti bola salju, karena belakangan ini, Prof Ali Berawi itu sudah 7-8 kali bertemu instansi pendidikan di luar negeri. Ada dari belanda misalnya ada (universitas) Leiden, ada (universitas) Raffles, ada Rotterdam University, dari Finlandia juga ada beberapa universitas,” sebut Bambang.
Ketua ASPI, Adiwan Fahlan Aritenang mengungkapkan, forum yang diadakan di Semarang ini diikuti oleh beberapa kampus ternama di Indonesia seperti Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, dan Institut Teknologi Kalimantan.
“Forum ini akan kita adakan 1-2 kali dalam setahun pada lokasi yang berbeda, hari ini kita adakan di Semarang. Selanjutnya bisa kita adakan di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan tentu dengan mengundang para akademisi lokal dalam bidang perencanaan wilayah dan kota di wilayah-wilayah tersebut,” tuturnya. (CR-3)
