Naik 6%, DPK BCA Capai Rp 1.102 Triliun di 2023
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sejumlah Rp 1.102 triliun pada tahun 2023. Di mana, angka ini naik 6% secara tahunan (year on year/yoy).
Adapun, berdasar penjelasan BCA, kenaikan DPK tersebut turut mendorong kenaikan total aset yang dimiliki oleh bank swasta terbesar di Indonesia ini dengan tumbuh sebesar 7,1% yoy menjadi Rp 1.408 triliun.
Secara rinci, pertumbuhan DPK BCA didukung oleh dana giro dan tabungan (current account saving account/CASA) yang berkontribusi sekitar 80% dari total DPK.
Baca Juga
Lebih lanjut, BCA juga melakukan investasi secara berkesinambungan untuk memperkuat ekosistem hybrid banking, mulai dari kanal mobile dan internet banking, point of sales, kantor cabang, ATM, hingga contact center.
Menurut BCA, investasi strategis ini dilakukan guna memberikan layanan berkualitas bagi beragam jenis segmen dan kebutuhan nasabah.
Pada tahun 2023, total volume transaksi yang diproses BCA naik 25,1% yoy mencapai 30,1 miliar transaksi.
Baca Juga
Misi Penyelamatan oleh BTN, Jadikan Bank Muamalat Bank Syariah Terbesar Kedua
Kanal mobile banking mencatat kenaikan volume transaksi tertinggi, naik 41,6% yoy. Kemudian, jumlah nasabah mencapai 31 juta per Desember 2023, tumbuh dua kali lipat dalam lima tahun terakhir.
