Menteri PUPR: 2.000 Km Tol Indonesia Belum Apa-Apa!
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menegaskan, jalan tol di Indonesia yang mencapai 71 ruas dengan panjang 2.000 km belum apa-apa atau belum sebanding dengan kebutuhan. Artinya, pemerintah akan terus membangun jalan tol untuk menciptakan konektivitas dan mencapai target Indonesia Emas 2024.
“Walaupun saat ini jalan tol di Indonesia mencapai 71 ruas dengan Panjang 2.000 km, itu semua belum apa-apa. Semua dalam rangka mengejar ketertinggalan,” ujar Basuki saat menghadiri penandatangan Penjaminan dan Perjanjian Regres Jakarta Outer Ring Road (JORR) Elevated Cikunir-Ulujami, di Auditorium PUPR, Jakarta, Selasa (17/10/2023).
Menurut Menteri PUPR, JORR Elevated Cikunir-Ulujami pun dibangun untuk mengejar ketertinggalan konektivitas. “Proyek ini diwujudkan untuk mengejar komitmen Indonesia Emas pada 2024,” tandas dia.
Basuki menjelaskan, 20 tahun menuju Indonesia Emas bukanlah waktu yang lama. Indonesia Emas adalah target Indonesia menjadi negara maju saat negeri ini berusia 100 tahun pada 2024 dengan produk domestik bruto (PDB) per kapita di atas US$ 30.000.
“Untuk mencapai Indonesia Emas 2024 diperlukan percepatan konektivtas di Indonesia, salah satunya melalui pembangunan jalan tol,” ujar dia. (CR-7)
