Menkeu: Sektor Pariwisata Bisa Jadi Andalan Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8%
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menilai sektor pariwisata dapat dikembangkan menjadi pendorong utama akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Bahkan, perekonomian bisa ditargetkan tumbuh hingga 8% dalam 2-3 tahun mendatang.
"Pariwisata dapat menjadi sumber pertumbuhan inklusif yang baik dan berkualitas," kata Sri Mulyani saat memberikan sambutan di Indonesian Tourism Investment Forum (ITIF) 2024, di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Rabu (5/6/2024).
Baca Juga
Investasi Pariwisata Berkelanjutan Masih Minim, Begini Langkah Kemenparekraf Undang Investor
Tak Perlu Upaya Khusus
Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, Indonesia sebenarnya tidak perlu melakukan upaya khusus untuk mengembangkan sektor pariwisatanya. Sebab, Indonesia sudah punya sejumlah modal untuk menarik kunjungan wisatawan, khususnya dari luar negeri.
Modal yang dimaksud oleh Sri Mulyani antara lain keindahan alamnya, warisan budaya, dan keramahan masyarakatnya. Selain itu, Indonesia memiliki nilai tambah sebagai negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia untuk mengembangkan pariwisata halal.
"Sehingga, sebenarnya (pariwisata) itu sudah menjadi DNA bagi banyak orang di Indonesia," tegasnya.
Baca Juga
Walaupun demikian, bukan berarti Indonesia tinggal menunggu kedatangan wisatawan saja. Masih banyak hal yang perlu ditingkatkan untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan berkunjung, serta mengoptimalkan kunjungan tersebut.
Salah satunya dan yang paling penting adalah meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM). Modal yang sudah dimiliki oleh Indonesia akan sia-sia belaka tanpa adanya SDM yang mumpuni, untuk mengelola sektor pariwisata dan sektor-sektor lainnya.
"Negara mana pun yang mampu atau ingin menjadi negara maju, negara berpendapatan tinggi, harus identik dengan kualitas sumber daya manusianya," kata Sri Mulyani.
Oleh karena itu, anggaran untuk sektor pendidikan, layanan kesehatan, dan jaring pengaman sosial menjadi prioritas pemerintah selain pembangunan infrastruktur. Keduanya saling mendukung untuk memberikan potensi pertumbuhan, termasuk di sektor pariwisata.
"Infrastruktur juga sangat penting, karena akan memainkan peran strategis dalam memberikan potensi pertumbuhan di sektor pariwisata. Jadi, tidak ada wisata tanpa kualitas infrastruktur yang baik,” tegasnya.
