Lagi-lagi Abaikan Tinjauan Kongres, AS Kirim Peluru Artileri ke Israel
JAKARTA, Investortrust.id – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken telah menyetujui penjualan peluru artileri 155mm dan peralatan terkait ke Israel tanpa melewati proses review dari Kongres, demikian diberitakan Reuters yang dikutip Straittimes.com, Sabtu (30/12/2023).
Blinken menetapkan bahwa pemerintah dalam keadaan darurat yang memerlukan penjualan segera ke Israel, sehingga mengabaikan persyaratan peninjauan kongres, demikian Reuters yang mengutip dari pernyataan Pentagon.
Baca Juga
Serangan Darat Israel Timbulkan Banyak Korban, Uni Eropa Desak ‘Jeda Baru’ di Gaza
Penjualan artileri ini terjadi saat Israel meningkatkan serangan di Jalur Gaza.
Amerika Serikat sendiri telah mendesak Israel untuk meminimalkan korban sipil di Gaza dan meminta agar perang dikurangi dalam beberapa pekan mendatang.
Pentagon mengatakan, Israel telah meminta sejumlah komponen seperti sumbu, pelatuk, dan bahan peledak dimasukkan dalam permintaan sebelumnya untuk peluru 155mm. Total estimasi penjualan tersebut adalah US$194,7 juta atau setara Rp2,98 triliun.
Ini adalah kali kedua dalam bulan Desember pemerintahan Biden mengabaikan peninjauan kongres terhadap penjualan senjata ke Israel.
Pada 9 Desember 2023 lalu pemerintahan AS menggunakan wewenang darurat untuk mengizinkan penjualan sekitar 14.000 peluru tank ke Israel.
