Ketum Apindo: Persepsi ’Smooth Leadership Transition’ Meningkat Setelah KPU Umumkan Hasil Pilpres
JAKARTA, investortrust.id – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta W Kamdani menyatakan, persepsi kepercayaan para pelaku bisnis terhadap transisi kepemimpinan yang mulus (smooth leadership transition) meningkat setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil pemilihan presiden (pilpres).
“Karena pemilu sudah berjalan tertib dan damai, persepsi confidence terhadap adanya smooth leadership transition menjadi lebih tinggi,” kata Shinta kepada investortrust.id di Jakarta, Rabu malam (20/3/2024).
KPU dalam pengumuman hasil pemilihan presiden (pilpres), Rabu (20/3/2024), menetapkan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, sebagai pemenang Pilpres 2024. KPU menetapkan hal itu setelah menyelesaikan rekapitulasi penghitungan suara Pilpres 2024 tingkat nasional di 38 provinsi.
Baca Juga
Prabowo-Gibran menang di 36 provinsi. Sedangkan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) unggul di dua provinsi, yakni Aceh dan Sumatera Barat. Adapun capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD tidak meraih kemenangan di satu provinsi pun.
Prabowo-Gibran meraih total 96.214.691 suara atau 58,83%, disusul Anies-Cak Imin dengan 40.971.906 suara (25,05%), diikuti Ganjar-Mahfud dengan 27.040.878 suara (16,53%).
Kebijakan Jokowi Berlanjut
Shinta Kamdani juga optimistis presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, akan melanjutkan kebijakan ekonomi yang telah dijalankan pemerintahan Jokowi.
“Kami rasa peluang usaha pascapilpres tidak jauh berbeda dengan outlook ekonomi 2024 yang sudah disampaikan banyak pihak, termasuk Apindo. Pelaku usaha cukup optimistis akan ada continuity kebijakan ekonomi, khususnya menyangkut reformasi struktural yang sudah berjalan hingga saat ini,” papar dia.
Menurut Shinta, tingginya kepercayaan para pelaku bisnis terhadap transisi kepemimpinan yang mulus akan menciptakan iklim bisnis yang sangat kondusif. “Kondisi ini sangat supportive untuk ekspansi kegiatan usaha,” tegas dia.
Dia menjelaskan, bila kondisi ini dipertahankan dan kegiatan ekonomi produktif bisa terus distimulasi oleh pemerintah, pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini bisa lebih optimal.
Baca Juga
“Karena itu, kami berharap apa pun keputusan hasil pemilu nantinya, entah akan di-challenge atau tidak, semua prosesnya tetap dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga gangguan sosio-politik tetap minimal dan tidak menganggu potensi pertumbuhan ekonomi,” tandas Ketum Apindo.
Shinta Kamdani juga yakin pengumuman hasil pemilu oleh KPU akan menurunkan tingkat wait and see (fase menunggu di kalangan pelaku bisnis) atau persepsi ketidakpastian (uncertainty) terhadap iklim usaha dan investasi Indonesia.
“Tapi kondisi wait and see ini belum akan hilang sepenuhnya karena pelaku pasar umumnya juga perlu melihat struktur kabinet dan prioritas agenda kerja presiden terpilih,” tutur dia.
