Kemenparekraf Targetkan 120 Startup Tumbuh pada 2024 melalui BEKUP
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menargetkan inkubasi sebanyak 120 perusahaan rintisan atau startup tahun 2024 melalui Kick Off Baparekraf for Startup (BEKUP) 2024.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, dalam sambutannya secara daring mengatakan, pemerintah berperan sebagai katalis keberhasilan startup. “Oleh karena itu, Kemenparekraf melalui program BEKUP 2024 berkomitmen untuk menginkubasi 120 startup selama 3 bulan,” katanya melalui keterangan resmi yang diterima oleh Investortrust di Jakarta, Rabu (22/5/2024).
Baca Juga
Kuartal I-2024, Sandiaga Sebut Realisasi Investasi Sektor Parekraf Jauh dari Harapan
Bekerja sama dengan Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI), program BEKUP tahun ini merupakan pelaksanaan yang ke-8 sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2016. Pada 2024 ini, program BEKUP akan dilaksanakan di enam kota, yaitu Denpasar, Bogor, Malang, Makassar, Medan, dan Solo.
Direktur Tata Kelola Ekonomi Kreatif, Kemenparekraf Yuana Rochma Astuti saat membuka acara BEKUP 2024 secara resmi di Surakarta, Senin (20/5/2024) mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif strategis Kemenparekraf sebagai solusi dalam meningkatkan inovasi dan membangun ekosistem digital yang berkelanjutan dalam industri ekonomi kreatif.
“BEKUP 2024 bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan melalui keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis startup sehingga mampu memperkuat kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan pekerjaan di Indonesia,” kata Yuana.
Ketua Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI) Catur Sugiarto, saat diskusi panel mengatakan bahwa BEKUP 2024 membantu startup dalam mengembangkan bisnisnya melalui pendampingan, dukungan investasi, fasilitas kantor, akses tenaga ahli, serta pelatihan di berbagai bidang seperti akuntansi, pemasaran, dan legal. “Tujuan utamanya adalah mengurangi risiko kegagalan yang sering dihadapi oleh startup," ujar Catur.
Baca Juga
Teten: RI tak Punya Cukup Ekosistem Pengembangan Startup Berbasis Inovasi dan Teknologi.
Acara Kick Off BEKUP 2024 diisi diskusi panel dengan tema “Fostering Startup Transformation to Build Economic Thrive” dengan narasumber Catur Sugiarto (AIBI), Jamil Assad (HASAN VC), Indra Jatmiko (BNI Venture), M. Agung Saputra (Surplus Indonesia), dan Ajeng Arum Sari (Badan Riset dan Inovasi Nasional/BRIN) serta sesi Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Pengembangan Ekosistem Inovasi dan Kewirausahaan Indonesia”.
Program BEKUP 2024 ini mendapat dukungan dari enam inkubator bisnis terkemuka di Indonesia yaitu Inkubator Bisnis Universitas Hindu Indonesia, Inkubator Bisnis Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi (LKST) IPB University, Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains Teknologi Universitas Brawijaya, Inkubator Bisnis Teknologi Balai Besar Industri Hasil Perkebunan, Pusat Kewirausahaan Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, serta Inkubator Bisnis UNS Innovation Hub.
