Kekayaan Bersih Warren Buffett Rp 2.250 Triliun
JAKARTA, imvestortrust.id -- Kekayaan bersih Warren Buffettt per Juni 2023 mencapai US$ 150 miliar atau Rp 2.250 triliun pada kurs Rp 15.000. Kekayaan superinvestor itu melesat menyusul kenaikan pendapatan operasi perusahaan yang dikendalikannya, Berkshire Hathaway Inc,sebesar US$ 10.043 miliar pada kuartal kedua 2023, atau naik 6,6% dibandingkan periode sama tahun lalu.
Berkshire Hathaway meraih pendapatan bersih (net income) sebesar US$ 35,91 miliar pada kuartal kedua 2023, dibandingkan kerugian U$43,62 miliar pada periode sama tahun 2022. Kinerja kuat Berkshireini dipicu oleh lonjakan bisnis insurance underwritingdan pendapatan investasi.
Berkshire juga melaporkan keuntungan yang belum direalisasikan (unrealized gain)mencapai hampir US$26 miliar dari bisnis investasi dan kepemilikan sahamnya di Apple yang memimpin reli pasar pada kuartal kedua 2023. Saham perusahaan raksasa teknologi ini melonjak hampir 18% selama kuartal terakhir sehingga nilai kepemilikan Berkshire di Apple naik menjadi US$177,6 miliar.
Di sisi lain, Warren Buffettt yang dijuluki “Oracle of Omaha” mengurangi kepemilikan sahamnya di Chevron sebesar US$1,4 miliar menjadi US$19,4 miliar pada akhir Juni lalu. Saham Chevron turun lebih dari 11% dan membebani pergerakan pasar sepanjang tahun ini. Sementara indeks S&P 500 sudah reli sekitar 17% sepanjang 2023.
Pundi-pundi uang tunai Berkshire terus melonjak menjadi US$147,377 miliar pada akhir Juni 2023, naik pesat dibandingkan US$130,616 miliar pada kuartal pertama 2023.
Sementara itu, aktivitas pembelian kembali (buyback) saham berkurang di saat harga saham yang dimiliki konglomerat ini naik ke rekor tertinggi. Berkshire membelanjakan sekitar US$ 1,4 miliar untuk buyback saham selama kuartal lalu, sehingga secara year-to-date (ytd) totalnya mencapai US$5,8 miliar.
Harga saham Kelas A milik Berkshire menembus rekor baru dan ditutup di posisi US$541.000 pada perdagangan Kamis (3/8/2023) lalu, melampaui rekor sebelumnya sebesar US$539.180 yang dicapai pada 22 Maret 2022. Harga saham ini telah mengauat 13,8% sepanjang tahun ini.
