Investor Asing Berbalik Masuk Pasar Pekan Ini, Net Buy hingga Rp 1,69 Triliun
JAKARTA, Investortrust.id – Pemodal asing berbalik mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,69 triliun sepanjang pekan ini, dibandingkan dengan pekan lalu dengan penjualan bersih (net sell) Rp 1,81 triliun.
Aksi boronga asing tersebut sejalan dengan penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 34 poin (0,49%) dari level 6.982,79 menjadi 7.016,84 sepanjang periode 18-22 September 2023.
Baca Juga
10 Saham Ini Cuan Terbesar Pekan Ini, Ada Yang Melesat hingga 86%
Penguatan indeks ditopang atas kenaikan beberapa sektor saham, seperti saham sektor konsumer non primer naik 1,42%, sektor infrastruktur menguat 1,35%, sektor material dasar menguat 1,01%, dan sektor keuangan 0,68%.
Berdasarkan data BEI, pemodal asing merealisasikan pembelian saham mencapai Rp 15,83 triliun dan penjualan bersih bernilai Rp 14,14 triliun, sehingga net buy mencapai Rp 1,69 triliun.
Kemarin saja, pemodal asing merealisasikan net buy saham senilai Rp 309,77 miliar di seluruh pasar, seiring dengan lompatan IHSG BEI, Jumat (22/9/2023), sebanyak 25,37 poin (0,36%) ke level tinggi baru 7.016,84.
Baca Juga
Net buy terbanyak melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 129,11 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 79,42 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 51,69 miliar, PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) Rp 39,99 miliar, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (RBMS) Rp 33,34 miliar.
Sebaliknya penjualan asing melanda beberapa saham berikut, yaitu saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 46,23 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 33,67 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 30,42 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 15,57 miliar, dan PT Chandra Asri Tbk (TPIA) Rp 15,20 miliar.
