Investasi Rp 1,1 Triliun, PTPP Targetkan Pembangunan BSI Tower Rampung 2025
JAKARTA, investortrust.id – Emiten konstruksi pelat merah, PT PP (Persero) Tbk (PTPP), melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama proyek BSI (Bank Syariah Indonesia) Tower. Nantinya gedung ini akan terhubung dengan Menara Danareksa yang berlokasi di dekat Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Direktur Utama PTPP Novel Arsyad menyebut, proyek dengan nilai investasi Rp 1,1 triliun ini akan dikerjakan selama 18 bulan, sehingga diperkirakan rampung pada Mei 2025. ‘’Gedung ini dibangun dengan Skema Build, Operate & Transfer (BOT) antara PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk dan PT PP (Persero) Tbk, yang merupakan wujud sinergi BUMN yang solid dan berkelanjutan,’’ papar Novel dalam keterangan resmi yang dikutip, Jumat (10/11/2023).
Menteri BUMN Erick Thohir yang hadir di acara peletakan batu pertama BSI Tower, Kamis (9/11/2023), mengatakan, wilayah Monas merupakan kawasan hijau sekaligus kawasan bisnis dan investasi. Dikatakan, Gedung Menara Danareksa dan BSI Tower nantinya akan menjadi salah satu icon baru di dekat kawasan Monas.
Baca Juga
Kartu Kredit BNI-WWF Wajah Baru Dirilis, Hadirkan Ragam Fitur dan Promo
“Kawasan monas akan menjadi salah satu city center tempat pertumbuhan ekonomi Jakarta ke depan, kita awali dengan membangun dua gedung kembar yaitu Menara Danareksa dan BSI Tower di mana nantinya akan menjadi financial centre,” kata Erick.
Lebih lanjut Novel mengatakan, BSI Tower mengusung konsep green building sertifikasi gold, dirancang memiliki 22 lantai area kantor, 1 ballroom, 1 lantai basement, dan 9 lantai podium parkir. Bangunan ini juga akan dilengkapi dengan stasiun pengisian kendaraan listrik, lift dengan 2 sistem kontrol destinasi.
Kemudian pengawasan dan control Security & CCTV 24 Jam pada area publik, serta kapasitas parkir sepeda, mobil, dan motor yang memadai demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna gedung.
Baca Juga
PTPP Kejar Penyelesaian Proyek Pengelolaan Air Limbah di 3 Kota
“Proyek ini dibangun dengan waktu 18 bulan, menggunakan teknologi konstruksi seperti penggunaan sistem bored pile dengan dry boring, dan design yang menggunakan Building Information Modelling (BIM),” kata Novel.
Selanjutnya pada implementasi teknologi terkini dan ramah lingkungan, BSI Tower akan dilengkapi dengan panel surya pada rooftop, penggunaan Building Automation System sebagai perangkat hemat energi, serta menggunakan desain kaca fasad DGU (Double Glass Unit) dengan rongga udara diantara kaca ganda yang mampu mereduksi panas matahari.
‘’Demi mewujudkan Kompleks Financial Center yang terintegrasi secara seamless dengan Kementerian BUMN, nantinya BSI Tower ini akan dilengkapi connecting bridge yang menghubungkan Menara Danareksa dengan BSI Tower,’’ ujarnya.
Novel menyebutkan, dalam pengerjaan proyek, PTPP berkomitmen dengan mengirimkan tim terbaik agar Pembangunan BSI Tower ini dapat selesai dengan kualitas terbaik, tepat waktu, zero accident serta tetap memperhatikan lingkungan sekitar.
