Indosat Serap Capex Rp 2 Triliun di Kuartal I 2024
JAKARTA, investortrust.id - Operator seluler PT Indosat Tbk atau Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) baru menyerap Rp 2 triliun belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini dari total Rp 12 triliun yang dialokasikan.
Menurut Director & Chief Financial Officer (CFO) IOH Nicky Lee, rendahnya serapan capex pada kuartal I-2024 sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Penggunaan capex IOH pada kuartal pertama setiap tahunnya biasanya lebih sedikit dibandingkan kuartal lainnya sepanjang tahun.
“Pada kuartal pertama, setiap tahunnya penggunaan capex memang lebih rendah dibandingkan kuartal lainnya. Nantinya, penggunaan capex tahun ini akan lebih banyak di kuartal berikutnya,” katanya dalam Media Update Q1 Result 2024 yang digelar secara daring pada Selasa (30/4/2024).
Penggunaan capex pada kuartal I-2024 salah satunya digunakan IOH untuk menambah jumlah stasiun pemancar atau base transceiver station (BTS). Sepanjang kuartal pertama, jumlah BTS 4G Indosat meningkat sebesar 20,8% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi 184.000.
Baca Juga
Pendapatan Indosat (ISAT) Naik 15,8% Jadi Rp 13,83 Triliun, Pelanggan Tembus 100 Juta
Pada kesempatan yang sama, Director & Chief Business Officer IOH Muhammad Danny Buldansyah mengatakan jumlah BTS 4G yang dioperasikan IOH bertambah dari sebanyak 32.000 pada kuartal I-2024. Selain itu, ada juga penambahan BTS 2G di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“BTS 4G kita bertambah, bahkan 2G kita pun bertambah karena seiring dengan perkembangan coverage kita di seluruh Indonesia, termasuk di Indonesia Timur,” katanya.
Adapun untuk BTS 5G, Danny penambahannya dilakukan dengan melihat kebutuhan pemakaian jaringan tersebut di sejumlah daerah. Selain itu, pihaknya juga masih menunggu lelang spektrum frekuensi 700 MHz (megahertz) dan 26 GHz (gigahertz) yang akan digelar pemerintah dalam waktu dekat.
“Apakah jumlah BTS ditambah di tahun ini?. Jelas kami akan menambah jumlahnya tahun ini kembali untuk meningkatkan customer experience di pelanggan-pelanggan kami,” ungkapnya.
Baca Juga
Bahlil Ungkap Alasan Indosat dan NVIDIA Bangun Pusat Pengembangan AI di Solo
Danny menambahkan jumlah pelanggan IOH pada kuartal I-2024 meningkat 2,3% YoY mencapai 100,8 juta pelanggan. Pertumbuhan ini berkontribusi pada lonjakan trafik data sebesar 14,3% YoY menjadi 3.858 Petabytes (PB).
Adapun, rerata pendapatan pengguna (Average Revenue Per Unit/ARPU) IOH pada kuartal I-2024 tercatat tumbuh sebesar 13,9% YoY untuk pelanggan seluler, yang mencapai Rp37.500.
