IHSG Terkoreksi Berbalik ke Bawah 7.000, Lima Saham Ini Tercuan
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (21/9/2023), ditutup terkoreksi 20,21 poin (0,29%) hingga berada di bawah 7.000, tepatnya 6.991,47. IHSG bergerak dalam rentang 6.974-7.021.
Pelemahan indeks dipengaruhi atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor energi turun 1,04%, sektor teknologi 1,24%, sektor keuangan 0,56%, sektor industry 0,35%, dan sektor material dasar 0,06%.
Baca Juga
Sebaliknya penguatan hanya melanda kedua sektor saham berikut, yaitu saham sektor konsumer primer 1,12% dan sektor konsumer non primer sebanyak 0, 46%, dan sektor Kesehatan 0,82%.
Meski IHSG terkoreksi, kelima saham berikut torehkan lompatan harga, yaitu saham PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON) melesat hingga auto reject atas (ARA) Rp 17 (34%) menjadi Rp 67, PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) naik Rp 39 (30,95%) menjadi Rp 165.
Baca Juga
OJK Perintahkan AdaKami Investigasi Dugaan Teror dan Order Fiktif
Penguatan juga melanda saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) menguat Rp 490 (19,92%) menjadi Rp 2.950, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) naik Rp 90 (15,25%) menjadi Rp 685, dan PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) melesat Rp 48 (14,81%) menjadi Rp 370.
Sebaliknya pelemahan melanda sejumlah saham ini, yaitu saham PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), PT Graha Mitra Asia Tbk (REFL), PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP), dan PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI).
