IHSG Ditutup Melesat 44,16 Poin, Saham BBCA Cetak Sejarah
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (7/3/2024), ditutup kembali melesat 44,16 poin (0,60%) menjadi 7.373,96. IHSG bergerak dalam rentang 7.329,94-7.386,87 dengan nilai transaksi Rp 9,62 triliun.
Sejalan dengan penguatan IHSG, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) torehkan sejarah baru dengan harga mencapai level tertinggi (all time high/ATH) setelah naik Rp 175 (1,76%) menjadi Rp 10.125. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 10.000 hingga Rp 10.175.
Baca Juga
Terkait Dividen 2023, Manajemen Bank Permata (BNLI) Ungkap Ini
Penguatan IHSG ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor material dasar 2,19%, sektor energi 0,926%, sektor infrastruktur 0,78%, sektor tranportasi 0,55%, dan sektor keuangan 0,25%.
Sedangkan saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham sektor teknologi mencapai 2,57% setelah kemarin ditutup melesat lebih dari 5%. Penurunan juga melanda saham sektor konsumer primer 0,33% dan saham sektor industry 0,35%.
Di tengah lompatan IHSG, lima saham ini torehkan pengautan harga pesat, seperti PT Maja Agung Latexdindo Tbk (SURI) naik Rp 42 (14,09%) menjadi Rp 340, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) menguat Rp 40 (13,99%) menajdi Rp 326, PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik Rp 125 (12,02%) menjadi Rp 1.165, PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK) naik Rp 11 (10,89%) menjadi Rp 112, dan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik Rp 650 (10,48%) menjadi Rp 6.850.
Baca Juga
Cetak Lompatan Laba Jadi Rp 2,01 Triliun, Manajemen Mitratel (MTEL) Ungkap Hal Ini
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE), PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), PT Sumber Energi Makmur Tbk (IOTF), PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI), PT Pulau Subur Tbk (PTPS), dan PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (AEGS).
Kemarin, IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 82,34 poin (1,14%) menjadi 7.329,34. Pemodal asing akhirnya mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 86,06 miliar di seluruh pasar.
