Harga Emas Rebound, Minyak dan CPO Gagal Lanjutkan Kenaikan
Harga tiga komoditas dunia khususnya emas berhasil rebound setelah mengalami pelemahan. Sebaliknya harga minyak dan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) justru mengalami penurunan.
Mengutip D’Origin Senin (13/5/2024) harga emas rebound, didorong oleh penurunan dolar dan imbal hasil Treasury setelah data menunjukkan harga produsen AS naik lebih dari yang diperkirakan pada bulan April dan menunjukkan inflasi tetap tinggi.
Emas spot naik 0,7% menjadi US$ 2,351.30 per ons setelah turun 1% pada hari Senin. Kontrak berjangka emas AS naik 0,6% menjadi US$ 2,356.70.
Baca Juga
Melemahnya Optimisme Pasar Paksa Harga Emas Mengalami Koreksi
Sedangkan harga minyak turun setelah data baru dari Amerika Serikat menunjukkan inflasi tetap tinggi, mengindikasikan Federal Reserve tidak akan terburu-buru menurunkan suku bunga dan mendorong ekonomi lebih lanjut dalam waktu dekat.
Sementara itu, potensi ancaman terhadap pasokan energi dari ketegangan di Timur Tengah dan kebakaran hutan di Kanada terus menjaga harga tetap stabil.
Kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 98 sen menjadi US$ 82,38 per barel, sementara kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS kehilangan US$ 1,07 menjadi US$ 78,05 per barel.
Baca Juga
Minyak Bergerak Terkonsolidasi Dekati Level US$ 80 per Barel
Senada kontrak berjangka minyak kelapa sawit Malaysia ditutup turun karena pasar menunggu kinerja ekspor dan produksi minyak kelapa sawit Malaysia untuk sinyal lebih lanjut.
Kontrak berjangka minyak kelapa sawit untuk pengiriman bulan Juli di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 54 ringgit atau 1,40% menjadi 3.814 ringgit, setara US$ 808,56.
