Ganjar Ungkap Ada Mahasiswa di Papua yang Tak Mengenalnya
JAKARTA, investortrust.id - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyebut informasi mengenai Pemilu 2024, termasuk capres-cawapres yang bertarung belum merata. Hal itu setidaknya berdasarkan pengalaman Ganjar saat kampanye hari pertama di Merauke, Papua Selatan pada Selasa (28/11/2023).
Saat itu, Ganjar mengaku secara acak bertanya kepada seorang anak muda setempat mengenai pemilu. Anak muda yang diketahui berstatus mahasiswa itu mengaku belum mengetahui jadwal digelarnya Pemilu 2024 dan siapa saja capres-cawapres yang maju. Bahkan, anak muda itu mengaku tak mengetahui nama Ganjar.
Baca Juga
"Berapa jumlah pasangan capres? Kami tidak tahu bapak, belum ada sosialisasi. Oke, saya namanya siapa? Kami belum kenal bapak. Oke lengkaplah sudah," tutur Ganjar saat menyambangi kantor PWI Pusat di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (30/11/2023).
Ganjar mengatakan, pengalamannya itu tidak dapat menggeneralisasi sosialisasi mengenai Pemilu 2024 belum menyentuh Papua. Namun, katanya, hal itu menunjukkan pentingnya peran media.
"Ada gap informasi, PWI bertugas berat in. Informasi yang gede-gede itu tidak pernah sampai ke bawah atau belum sampauli ke bawah," katanya.
Baca Juga
Thariq Halilintar hingga Limbad Jadi Juru Kampanye Ganjar-Mahfud
Mantan Gubernur Jawa Tengah ini mengaku membagi media dalam dua jenis, yakni media media mainstream dan media sosial. Berbeda dengan media mainstream yang terikat kode etik jurnalistik, media sosial terkesan bebas dan tanpa aturan. Akibatnya kerap terjadi disinformasi dan misinformasi.
