Dirut JP Morgan Kurangi Kepemlikan Saham, Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id – Direktur Utama JP Morgan Chase Jamie Dimon telah menjual saham miliknya senilai US$ 150 juta dan dirinya tetap membuka opsi untuk melepas ke depan. Diketahui pengajuan SEC ini pada hari Kamis, (22/2/2024).
Dikutip dari Reuters, penjualan ini menandai pertama kalinya kepala pemberi pinjaman Amerika Serikat (AS) terbesar telah menjual saham sejak mengambil alih pada 2005 lalu.
Baca Juga
Tiga Saham Emiten Bakrie Bangkit, Bahkan VKTR dan ALII Cetak Rekor Baru
“Dimon dan keluarganya berniat untuk menjual 1 juta dari 8,6 juta saham mereka,” kata bank dalam pengajuan Oktober lalu. Dikatakan, Dimon yang merupakan salah satu kepala eksekutif terlama di Wall Street, telah menjual 821.778 saham bank sejauh ini.
Menurut data London Stock Exchange Group (LSEG), Bank memiliki kapitalisasi pasar lebih dari US$ 527 miliar.
Penjualan tersebut tidak terkait dengan suksesi kepemimpinan dan kepala bank saat ini tidak memiliki rencana untuk menjual lebih banyak saham, tetapi dapat mempertimbangkan untuk melakukannya di masa depan, kata juru bicara perusahaan pada bulan Oktober.
Baca Juga
Laba Lampaui Target, Saham Astra Otoparts (AUTO) Direkomendasi ‘Buy’
Sementara itu, kompensasi Dimon naik sekitar 4.3% menjadi US$ 36 juta untuk tahun 2023.
JPMorgan melaporkan keuntungan tahunan terbesarnya tahun lalu. Dan mengakuisisi pemberi pinjaman regional yang gagal First Republic Bank pada bulan Mei yang telah membantu meningkatkan keuntungan. (CR-5)
