Didorong Sektor Teknologi dan Keuangan, IHSG Sepekan Menguat 0,44%
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepekan berhasil menguat 0,44% menjadi 6.788,85. Penguatan tersebut berbanding terbalik dengan pekan sebelumnya dengan penurunan 1,32% menjadi 6.758,79.
IHSG bergerak dalam rentang 6.754,51-6.826,61. Penopang utama penguatan indeks berasal dari saham sektor teknologi dengan kenaikan 5,54%, sektor properti menguat 1,90%, sektor keuangan menguat 1,35%, dan saham sektor infrastruktur naik 1,30%.
Baca Juga
Sebaliknya lima saham dengan penurunan terdalam adalah saham sektor kesehatan 8,75%, sektor konsumer primer 5,31%, sektor energi 3,26%, sektor transfortasi 2,54%, dan sektor konsumer non primer 1,98%.
Penguatan IHSG tersebut berimbas terhadap peningkatan kapitalisasi pasar (market cap) BEI menjadi Rp 10.552,69 triliun. Sedangkan saham yang aktif ditransaksikan mencapai 825 emiten dan 92 broker yang aktif bertransaksi.
Sedangkan saham dengan penguatan tertinggi dipegang PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) dengan kenaikan 49,73% menjadi Rp 560, disusul PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) naik 29,25% menjadi Rp 274, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan kenaikan 25% menjadi Rp 70.
Baca Juga
Melesat 5,5% Selama Dua Hari, Saham BRI (BBRI) Kembali Diburu Investor Asing
Sedangkan saham dengan penurunan terdalam melanda saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) melemah 57,50% menjadi Rp 204, PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) anjlok 57,38% menjadi Rp 208, dan PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) melemah 40% menjadi Rp 216.
Pada perdagngan terakhir kemarin, pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 309,32 miliar di seluruh pasar, saat indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (3/11/2023), ditutup menguat 37,46 poin (0,55%) menjadi 6.788,85.
