Debat Cawapres, Mahfud Ungkap Investor Diperas dan Ditangkap
JAKARTA, investortrust.id - Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD menyatakan, para pelaku usaha dan investor diperas untuk membangun usaha mereka. Bahkan, kata Mahfud, investor yang membayar uang yang diminta pemeras justru ditangkap dengan alasan melakukan suap.
Hal itu disampaikan Mahfud saat menyampaikan visi-misi dalam debat cawapres di JCC, Jakarta, Jumat (22/12/2023).
Mahfud mengaku ditanya mengenai adanya kekhawatiran ditangkap jika dirinya terpilih sebagai cawapres periode 2024-2029. Mahfud kemudian bertanya mengenai hal itu kepada para ekonom dan pelaku usaha. Menurut Mahfud, justru para pelaku usaha saat ini kerap diperas.
"Kami kelompok investasi di Indonesia ini diperas, mau berusaha ini diperas, kalau kami bayar padahal diperas, lalu ketahuan kami ditangkap, katanya kami menyuap," kata Mahfud menirukan jawaban para pengusaha.
Baca Juga
Mahfud Sebut Kebodohan Kita Buat Ekonomi Indonesia Tidak Bisa Tumbuh 7%
Menurut Mahfud, kondisi itu yang terjadi di Indonesia saat ini. Menurutnya, korupsi telah terjadi secara masif.
"Coba lihat berdasar hasil sigi Transparency International, korupsi terjadi di lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif secara besar-besaran. Korupsi juga terjadi di tiga mitra alam kita ini. Kita menginjak bumi, ada korupsi di tanah dan pertambangan. Kita ke laut, ada korupsi di masalah kelautan. Kita melihat udara, pesawat terbang kita ternyata di udara juga banyak korupsi. Akibatnya apa? Rakyat miskin," katanya.
Mahfud menekankan, korupsi dan inefisiensi ekonomi membuat ekonomi Indonesia tidak pernah bisa tumbuh 7% dalam setahun. Padahal, Indonesia pernah mencapai hal itu pada 1989-1991.
