CGS CIMB Sekuritas: Saham BMRI dan BBRI Pilihan Utama Investor Asing
JAKARTA, investortrust.id – CGS CIMB Sekuritas menyebutkan bahwa empat bank besar di Indonesia tetap menjadi pilihan pemodal asing dalam berinvestasi saham ke Indonesia. Mayoritas investor menetapkan prospek overweight empat saham bank besar tersebut.
Hal tersebut terungkap dari pertemuan tim CGS CIMB Sekuritas dengan sejumlah investor di Singapura dan Malaysia-Kuala Lumpur pada 29 Januari – 2 Ferbruari 2024.
Baca Juga
Saham Ytd Terbang 21,07%, Market Cap Bank Mandiri (BMRI) Merangsek Peringkat Empat
“Sebagian besar investor yang kami temui memilih overweight saham bank-bank di Indonesia. Empat bank besar, BBNI, BMRI, BBRI, dan BBCA memiliki kinerja sangat baik dalam dua tahun terakhir,” tulis riset yang diterbitkan analis Owen Tjandra, Utami Ratnasari, dan Hendy Noverdanius pekan lalu.
Ketertarikan investor asing terhadap empat bank besar tersebut, CGS CIMB Sekuritas menyebutkan, didukung pertumbuhan kredit yang kuat dengan perkiraan rata-rata 11% tahun ini. Peningkatan permintaan kredit diharapkan datang dari sektor hilirisasi nikel dan energi terbarukan, logistic transportasi, dan telekomunikasi.
Pertumbuhan kredit, terang CGS CIMB Sekuritas, bakal datang dari persiapan Idul Fitri pada kuartal I-2024 yang bisa memicu peningkatan permintaan kredit modal kerja. Begitu juga dengan insentif PPN pembelian properti bisa mendukung peningkatan permintaan KPR.
Terkait likuiditas keuangan di dalam negeri, dia mengatakan, keempat bank diperkirakan tetap mampu menegelolanya dengan baik, meskipun pengetatan berlanjut hingga kuartal I-2024. Kondisi berbeda diharapkan mulai semester II tahun ini, seiring dengan pemangkasan tingkat suku bunnga perbankan.
Di tengah kondisi tersebut BMRI dan BBRI menjadi saham yang paling difavoritkan investor regional. Hal ini didasarkan pilihan investor Singapura dan Malaysia. BMRI menjadi pilihan didukung NIM dan biaya kredit yang kuat. Sedangkan BBRI didukung kualitas kredit yang baik.
Baca Juga
Bos BBRI Beri Bocoran Dividen Bernilai Jumbo, Siap-siap Cek Rekening
Sedangkan saham BBCA, investor khwatir terhadap valuasi saham yang sudah tinggi, meski demikian saham ini tetap menjadi saham defensive. Begitu juga dengan saham BBNI dikhwatirkan terhadap kemampuannya untuk mempertahankan pertumbuhan simpanan guna menopang pertumbuhan kredit.
CGS CIMB Sekuritas merekomendasikan add saham BMRI dengan target harga Rp 7.780 dan saham BBRI direkomendasikan add dengan target harga Rp 6.600. Adapun saham BBNI direkomendasikan add dengan target harga Rp 6.750.
