Cetak Laba Rp 1 Triliun, MAP AkIf (MAPA) Ungkap Strategi Bisnis 2024
JAKARTA, investortrust.id – Anak perusahaan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) untuk Sports, Kids dan Leisure, PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 29% year on year (YoY) mencapai Rp 1 triliun per September 2023 dari Rp 804 miliar pada periode yang sama 2022.
Pendapatan bersih MAPA tercatat tumbuh 40,5% YoY menjadi Rp 9,6 triliun dari Rp 6,8 triliun, dengan GPM meningkat menjadi 48,9% dibandingkan dengan 48,1% pada tahun sebelumnya.
Laba usaha naik menjadi Rp 1,5 triliun dari Rp 1,1 triliun, sementara EBITDA sebesar Rp 2,1 triliun, bertumbuh dari Rp 1,6 triliun yang tercatat dalam periode yang sama pada tahun 2022.
Khusus kinerja kuartal III-2023 (Juni – September 2023), MAPA melaporkan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 42,8% YoY, mencapai Rp 3,6 triliun dari Rp 2,5 triliun pada periode sama 2022. GPM mengalami penurunan menjadi 48,3%, dikarenakan normalisasi dari basis yang tinggi di tahun lalu akibat tingginya inflasi selama periode tersebut.
Baca Juga
Tumbuh Tipis-Tipis, Bank Danamon (BDMN) Catat Laba Bersih 2,6 Triliun
Laba usaha naik sebesar 15,2% YoY menjadi Rp 557 miliar, sementara EBITDA menunjukkan peningkatan sebesar 20,5%, YoY mencapai Rp 781 miliar. Selain itu, laba bersih tumbuh 14,9% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, mencapai Rp 375 miliar.
VP Investor RelaIons, Corporate CommunicaIons, and Sustainability MAP Group, RaIh D. Gianda, menyatakan, kinerja MAPA pada kuartal III-2023 didukung oleh periode 'Back-to-School' yang sangat sukses pada bulan Juli, juga meningkatnya permintaan pelanggan untuk produk Sports, Kids, dan Leisure dari brand pilihan kami.
‘’Hal ini semakin didukung oleh tren makroekonomi yang posiIf, serta meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap segmen target pasar kami yang kemudian membantu pertumbuhan pada jumlah kunjungan pelanggan pada gerai-gerai MAPA,” paparnya.
Dikatakan, MAPA terus mengadopsi teknologi inovaIf untuk memaksimalkan potensi penuh Perusahaan, dan mendorong penciptaan nilai berkelanjutan. Selain itu, MAPA mencatat pencapaian penIngkatan dalam upaya ekspansinya, dengan peluncuran Foot Locker di Vietnam dan Thailand, serta beberapa brand eksklusif di luar Indonesia.
Baca Juga
‘’Pendekatan customer-centric ini akan tetap menjadi prioritas pada strategi Perusahaan seiring berlanjutnya pertumbuhan dan perkembangan MAPA dalam industri ritel yang dinamis,’’ pungkas Ratih.
Lebih lanjut Ratih mengaku optimistis menatap potensi bisnis ke depan, seiring komitmen MAPA untuk memberikan hasil opImal bagi para pemegang saham dan mitra brand.
‘’Kami berharap model ritel multi-channel Perusahaan akan memungkinkan MAPA untuk membuka potensi penuh dari semua brand yang dikelola. Hal ini akan menjadi pendukung utama pertumbuhan MAPA hingga tahun 2024,” ujarnya.
