BRI Finance Targetkan Pembiayaan Baru Tumbuh 20% Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Operasional PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance), Willy Halim Sugiardi menargetkan jumlah pembiayaan baru tahun ini tumbuh mencapai 20%. Segmen konsumer akan menjadi pendorong utama pertumbuhan.
“Pertumbuhan positif BRI Finance di tahun 2023 ini memberikan semangat dan optimisme bagi perusahaan untuk mencapai target pertumbuhan pembiayaan baru sekitar lebih dari 20% di tahun 2024,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Rabu (17/1/2024).
Untuk mencapai target tersebut, lanjut Willy, pihaknya akan mempertahankan fokus strategi pada segmen konsumer sebagai katalisator utama. Sementara itu, untuk mengakselerasi pertumbuhan bisnis, BRI Finance akan fokus pada dua segmen yang dianggap potensial, yaitu pembiayaan mobil bekas dan dana.
Baca Juga
“Kedua segmen ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan (yield) perusahaan, serta mengokohkan posisi BRI Finance sebagai pelaku utama di industri pembiayaan,” katanya.
Dikatakan, tahun 2024 merupakan tahun yang tidak mudah bagi BRI Finance. Mulai dari tantangan pemilihan umum (pemilu), juga Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 22 Tahun 2023 tentang perlindungan konsumen yang sedikit banyak akan merubah perilaku customer, cyber risk serta implementasi environmental, social and governance (ESG).
“Dalam menghadapi dinamika pemilu, kami tetap optimis bahwa pertumbuhan bisnis kami akan berlanjut, didorong oleh strategi fokus pada pembiayaan konsumer, optimalisasi sumber daya, dan pemanfaatan peluang di segmen electric car dan high yield,” jelas Willy. (CR-13)
Baca Juga
Pembiayaan Konsumen Naik, BRI Finance Catat Laba Bersih 51,26 Miliar
