BEI Suspensi Saham AIMS dan STRK, Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) aktivitas perdagangan saham PT Akbar Indomakmur Stimec Tbk (AIMS) dan PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) di pasar reguler maupun pasar tunai, mulai Sesi I perdagangan saham, Senin (11/12/2023). Suspensi juga dilakukan BEI terhadap perdagangan waran PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK-W)
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A, mengatakan, suspensi atas saham AIMS dan STRK dilakukan dalam rangka cooling down untuk melindungi investor.
Baca Juga
‘’Terjadi peningkatan harga kumulatif terhadap saham AIMS beberapa hari terakhir, sementara saham dan waran STRK mengalami penurunan kumulatif,’’ ular Yulianto dan Pande dalam Pengumuman BEI yang dikutip Senin, (11/12/2023).
Lebih lanjut dikatakan, suspensi dilakukan, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham PT Akbar Indomakmur Stimec Tbk dan saham PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK).
Baca Juga
‘’Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,’’ pungkas Yulianto dan Pande.
Berdasarkan data perdagangan BEI, selama sepekan terakhir, saham AIMS mengalami penguatan sebesar 45,09% dari harga Rp 448 per saham pada Senin, 4 Desember 2023 ke level Rp 650 pada penutupan perdagangan Jumat, 8 Desember 2023.
Sementara saham STRK turun dalam sebesar 32,14% dari Rp 84 per saham pada 4 Desember 2023 ke level 57 per saham pada penutupan perdagangan Jumat, 8 Desember 2023.
