BEI Akhirnya Suspensi Perdagangan Saham Nusantara (META)
JAKARTA, Investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) setelah melambung 150% dalam sebulan terakhir.
Saham META dari level penutupan awal September 2023 senilai Rp 112 menjadi Rp 280 pada penutupan awal Oktober 2023.
Baca Juga
Top! Saham Nusantara Infrastructure (META) Terbang 150% dalam Sebulan
BEI sebelumnya juga telah memasukkan sahamperusahaan Salim grup (META) ini dalam daftar saham yang aktivitas bergera di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA) pada perdagangan akhir pekan lalu.
“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham META, dalam rangka cooling down perlu dilakukan penghentian sementara perdagangan saham META pada perdagangan 3 Oktober 2023,” tulis Kepala Divis Pengawasan Transaksi BEI Yulianti Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A dalam penguman resmi, Selasa (3/10/2023).
Terkait lompatan harga saham tersebut, manajemen META sebelumnya dalam pengumuman resmi di BEI pekan lalu menyebutkan perseroan tengah memproses aksi korporasi yang bersifat material. Namun demikian, informasinya belum bisa disampaikan saat ini.
Baca Juga
“Perseroan belum dapat menyampaikan kepada publik dikarenakan penyelesaian transaksi untuk informasi material tersebut masih tunduk pada penyelesaian persyaratan pendahuluan dan segera disampaikan setelah tersedianya keseluruhan informasi dan persyaratan,” tulis manajemen.
Berita terakhir, perusahaan Salim Grup ini bekerja sama dengan PT Acset Indonusa Tbk (ACST) dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membentuk perusahaan patungan PT Jakarta Metro Ekspressway (JKTMetro) ini pada 11 September 2023.
JKTMetro adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengusahaan jalan tol, yang meliputi pendanaan, perencanaan teknik, pelaksanaan konstruksi, pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol. Perusahaan patungan ini nanatinya menggarap Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Cikunir – Ulujami Elevated sepanjang 21 km dengan nilai investasi Rp 21,5 triliun.
