Bahlil Optimistis Target Investasi Rp1.400 Triliun Tercapai Desember 2023
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia optimistis dan berjanji memenuhi target investasi pada akhir 2023 sebesar Rp 1.400 triliun. Janjinya pun disampaikan kepada Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
“Insyaallah, Desember 2023, target investasi bisa mencapai Rp 1.400 triliun,” kata Bahlil, saat menghadiri Anugerah Layanan Investasi (ALI) yang ditayangkan secara daring, Rabu (8/11/2023).
Bahlil mengatakan hingga September 2023, realisasi investasi baru mencapai Rp 1.053,1 triliun atau 75,2% dari total target. Dia berjanji akan merealisasikan target investasi melalui tim yang dia miliki.
Baca Juga
BKPM Pastikan Pabrik Petrokimia Rp 60 Triliun di Cilegon Rampung Maret 2025
“Saya berjanji kepada Pak Wapres dan bapak-ibu semua, saya berani janji karena saya punya tim yang kuat dari DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) kabupaten/kota dan provinsi,” ujar dia.
Bahlil mengatakan, ada tantangan untuk merealisasikan target investasi Rp 1.400 triliun. Salah satu yang menjadi soal yaitu aliran investasi asing dunia yang mengarah ke benua Amerika. Kawasan Asia Tenggara baru menjadi pilihan kedua.
Baca Juga
Bahlil: 80% IUP Nikel Milik Pengusaha Indonesia, Bukan Asing
Untuk kawasan Asia Tenggara, investasi terbesar masuk ke Singapura. Indonesia menempati posisi kedua.
Meski demikian, Bahlil optimistis karena Indonesia menerima investasi besar di sektor riil mengalahkan Singapura. “Untuk sektor riil, Indonesia lebih besar daripada Singapura,” ujar dia.
Meski demikian, Bahlil juga meminta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas untuk menaikkan dan mempercepat pemberian tunjangan kinerja (tukin) bagi DPMPTSP. “Tukin DPMPTSP dan Kementerian Investasi belum naik-naik nih,” sentil Bahlil. (CR-7)
