AHY Yakin Prabowo Memahami Isu Secara Komprehensif
JAKARTA, investortrust.id – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meyakini Prabowo Subianto mampu menguasai isu pertahanan dan geopolitik secara utuh dan komprehensif. AHY menegaskan bahwa ajang debat ini penting untuk menunjukkan kemampuan Prabowo, sekaloigus untuk menjelaskan kepada publik tentang berbagai isu.
Berikut ini jawaban AHY saat menjawab pertanyaan wartawan sebelum debat, Minggu (7/1/2024).
Bagaimana dengan debat capres malam ini?
Ya ekspektasinya mudah-mudahan bukan hanya menarik untuk kita saksikan juga tapi juga benar-benar bisa menjelaskan kepada masyarakat Indonesia secara luas, apa yang menjadi visi misi dan kebijakan2 dari capres kita.
Mas AHY akan hadir?
Saya tentu hadir untuk memberikan support langsung kepada Bapak Prabowo Subianto. Dan saya punya keyakinan beliau punya pengalaman yang lengkap, dalam dunia pertahanan, keamanan, geopolitik dan hubungan internasional. Apalagi beliau saat ini sebagai menteri pertahanan, dan juga pernah memiliki perjalanan karier di jajaran TNI, artinya beliau pasti memiliki pemahaman yang utuh yang komprehensif, tentang berbagai tantangan saat ini di dunia di kawasan Asia Pasifik atau Indo Pasifik termasuk juga kawasan Asia Tenggara dan semua kaitannya dengan Indonesia.
Saya berharap beliau menyelesaikan itu dengan baik dan masyarakat akan semakin yakin untuk menentukan pilihannya nanti.
Mas meskipun temanya adalah bidangnya Pak Prabowo, ada persiapan khusus gak?
Saya tidak mengikuti secara langsung tapi saya yakin beliau mempersiapkan itu. Ada berbagai isu yang menjadi pertanyaan di publik dan saya rasa kesempatan debat ini bisa menjadi peluang yang baik untuk beliau bisa menjelaskan.
Pertemuan dengan Presiden Jokowi tadi membahas apa?
Saya enggak tahu, saya kurang tahu mungkin bisa tanya langsung Pak Prabowo ya.
Alutsista jadi hal penting?
Ya alutsista itu menjadi hal yang penting. Negara itu harus punya kesiapan kapabilitas yang mumpuni. Sering kita mendapatkan jargon dari jaman dulu hingga sekarang masih relevan. “Jika sebuah negara ingin damai, jika kita ingin hidup damai di dunia ini, maka kita harus siap berperang.
Maknanya dalam sebuah filosofi yang bisa diterapkan dalam pembangunan kekuatan pertahanan negara. Artinya betul ketika ditanya apakah ada ancaman langsung terhadap Indonesia saat ini, mungkin yang kasat mata tidak terlihat, tapi sekali lagi tidak ada waktu persiapan khusus bagi negara untuk menghadapi konflik. Apalagi menghadapi perang, cost-nya tinggi sekali.
Bagaimana dengan isu pesawat bekas?
Nanti lihat aja.
