Agro Bahari (UNDG) Patok Harga IPO Rp 100, Penawaran Umum Saham Pekan Depan
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan budidaya tambak udang PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) menetapkan harga penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) Rp 100 per saham. Harga nominal saham tercatat Rp 10.
Dalam hajatan ini, UNDG melepas sebanyak 500 juta lembar saham ke publik. Jumlah saham yang ditawarkan tersebut mencerminkan 27,50% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan pasca IPO.
Dengan harga IPO tersebut, maka UDNG berpotensi meraup dana segar Rp 50 miliar. Masa penawaran umum saham dijadwalkan pada 23 Oktober – 27 Oktober 2023.
Perseroan memulai rangkaian IPO dengan melakukan penawaran umum awal saham atau bookbuilding, pada 6 Oktober – 12 Oktober 2023.
Baca Juga
ASDP Terapkan Digitalisasi Penyebarangan di 17 Pelabuhan per Oktober 2023
Dalam bookbuilding, UDNG memasang rentang harga Rp 90 – Rp 100 per saham. Artinya Perseroan berhasil mendapat penawaean harga IPO tertinggi dari rentang harga penawaran awal.
Perseroan menunjuk PT MNC Sekuritas dan PT KB Valbury Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi dalam IPO tersebut.
Sebagai pemanis, Perseroan juga menerbitkan sebanyak 400 juta Waran Seri I atau sebesar 32% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran. Waran ini diberikan gratis kepada setiap pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada Tanggal Penjatahan.
Ketentuan pemberian waran yaitu, setiap pemegang 5 saham baru akan memperoleh 4 Waran Seri I di mana setiap 1 Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portepel.
Dalam prospektus IPO disebutkan, Waran Seri I adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham Perseroan dengan nilai nominal Rp10 setiap saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 105 setiap saham.
Baca Juga
Indonesia dapat Tambahan Kuota Haji 20 Ribu, Kemenag: Antrean Haji Terpangkas
Waran Seri I dapat dilaksanakan menjadi saham Perseroan sejak 6 bulan setelah diterbitkan dan memiliki jangka waktu berlaku hingga 6 bulan berikutnya. Masa berlaku Waran Seri I adalah sejak tanggal 30 April 2024 sampai dengan 29 Oktober 2024. Adapun total hasil pelaksanaan Waran Seri I maksimal Rp42 miliar.
Sementara terkait penggunaan dana hasil IPO, akan dialokasikan sekitar 88,89% untuk ekspansi bisnis dengan membangun tambak udang baru yang direncanakan berlokasi di daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui anak usaha PT Marina Bahari Sentosa (MBS), dalam bentuk penyetoran modal yang diestimasikan akan beroperasi 6-12 bulan setelah dana hasil IPO.
Kemudian, sekitar 18,19% akan digunakan untuk modal kerja meliputi pembelian benur, pakan udang, mineral dan probiotik yang dilakukan melalui pembelian jual-beli putus serta untuk biaya operasional gaji, listrik, biaya umum operasional, serta untuk penggunaan tenaga ahli dalam penyusunan dokumen untuk legalitas.
Berikut jadwal IPO UNDG:
Tanggal Efektif: 19 Oktober 2023
Masa Penawaran Umum: 23 – 27 Oktober 2023
Tanggal Penjatahan: 27 Oktober 2023
Tanggal Distribusi Saham: 30 Oktober 2023
Tanggal Pencatatan Saham dan Waran Seri I: 31 Oktober 2023.
