Soal Reshuffle Kabinet, Seskab Teddy: Tunggu Saja
JAKARTA, investortrust.id - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya merespons isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto akan melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih. Seskab Teddy meminta masyarakat untuk menunggu keputusan Presiden Prabowo.
"Tunggu saja," kata Seskab Teddy di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Baca Juga
Soal Isu Prabowo Reshuffle Kabinet Jelang Ramadan, Mensesneg: Enggak Ada
Seskab Teddy masih enggan mengungkapkan kepastian agenda reshuffle tersebut. Termasuk saat dikonfirmasi adanya kemungkinan reshuffle terjadi pada bulan ini. Teddy hanya menyebut Prabowo yang akan menyampaikannya.
"Nanti Bapak Presiden yang menceritakan. Oke terima kasih," katanya.
Isu reshuffle kabinet sempat santer pada Februari 2026. Namun, saat itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah isu tersebut.
Bantahan itu disampaikan Prasetyo Hadi seusai konferensi pers pengumuman insentif lebaran di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
"Enggak ada reshuffle. Enggak ada," kata Prasetyo Hadi.
Dikatakan, saat ini pemerintah sedang bekerja keras untuk memastikan seluruh masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Lebaran 2026 dengan baik. Pemerintah, katanya, berupaya meringankan beban masyarakat tidak mampu.
"Kemudian juga kita ingin memperingan saudara-saudara kita yang dalam rangka puasa dan lebaran biasanya bersilaturahmi, mudik untuk pulang kampung," kata Pras, sapaan Prasetyo Hadi.
Baca Juga
Hendropriyono Nilai Seskab Teddy Sosok Perwira Cerdas dan Rendah Hati
Untuk itu, pemerintah mengucurkan stimulus berupa diskon angkutan transportasi kereta api, pesawat, penyeberangan, dan lainnya. Pemerintah juga memberikan insentif berupa penerapan work from anywhere (WFA) untuk mengoptimalkan mobilitas masyarakat. Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan bantuan pangan berupa 10 kg beras dan 2 kg minyak selama dua bulan untuk 35,04 juta penerima manfaat.
"Harapan kita dengan seperti itu maka ekonomi akan tumbuh. Ekonomi akan Bergerak di triwulan pertama," katanya.

