Prabowo Sebut MBG Dongkrak Ekonomi Akar Rumput di Tengah Krisis Global
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran strategis program makan bergizi gratis (MBG) dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi di akar rumput. Prabowo menilai krisis global yang tengah terjadi saat ini justru mempercepat langkah-langkah pemerintah dalam menggerakkan sektor ekonomi dan investasi jangka panjang sumber daya manusia (SDM).
Dengan berjalannya MBG, Prabowo mengatakan stimulus pertumbuhan ekonomi akar rumput menjadi kuat. Tujuan utamanya adalah memberdayakan masyarakat kecil, meningkatkan daya beli, dan memastikan pertumbuhan inklusif.
Baca Juga
Prabowo Tegaskan Takkan Revisi Batas Defisit 3%, Kecuali Krisis Besar
"Stimulus untuk pertumbuhan di tingkat akar rumput," kata Prabowo dalam wawancara dengan Bloomberg berjudul “Prabowo Open to Breach Indonesia Deficit Cap Only During Crisis” yang dikutip Senin (15/3/2026).
Prabowo mengatakan pemerintah menargetkan program MBG menjangkau 80 juta penerima manfaat pada akhir 2026. Jumlah itu mencakup anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Program ini dirancang untuk memberi makan lebih dari 80 juta orang hampir setiap hari, dan program ini menyumbang 11% dari anggaran pemerintah pusat tahun ini,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Prabowo juga berkomitmen untuk terus memprioritaskan investasi pada program prioritas, seperti memberikan rumah subsidi hingga koperasi desa.
Baca Juga
Inilah Perbandingan Program MBG Indonesia versus Negara-Negara Lain, Mana Lebih Unggul?
Selain itu, Prabowo akan mendorong ekspansi ekonomi melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) demi memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari ketidakpastian global.

