Menteri HAM Ingatkan Prinsip Saling Hormati Selama Ramadan, Minta Tak Ada 'Sweeping' Warung Makan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id -- Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengimbau seluruh pihak untuk tidak melakukan sweeping atau razia terhadap rumah makan yang buka pada siang hari selama bulan Ramadan. Menurut Pigai sikap menghormati harus diberikan baik kepada masyarakat yang berpuasa maupun yang tidak berpuasa sebagai bentuk toleransi.
"Dalam konteks HAM, mereka yang puasa harus dihormati dan mereka yang makan (tidak berpuasa) harus dihormati. Itulah yang namanya prinsip hak asasi manusia," kata Pigai di Kantor Kementerian HAM, Jumat (20/2/2026).
Ia menilai, aksi sweeping tidak semestinya dilakukan terhadap warung makan yang sudah berupaya menjaga ketertiban dengan tidak memamerkan aktivitas makan secara terbuka.
"Kalau tidak secara terbuka dan tidak mempertontonkan ke publik, nggak usah sweeping. Apalagi kalau dia tertutup," tegasnya.
Menteri HAM juga menyoroti adanya kelompok masyarakat, termasuk umat Muslim seperti perempuan yang sedang berhalangan, yang tetap memerlukan akses makan di siang hari. Oleh karena itu ia mengingatkan kembali, prinsip saling menghargai menjadi kunci utama.
Baca Juga
Transjakarta Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Bus Saat Ramadan
"Mereka yang berpuasa dihormati dan dihargai, mereka yang tidak berpuasa dihormati dan dihargai," ungkapnya.
Mantan komisioner HAM itu mengimbau kepada jajarannya dan masyarakat luas agar tetap menjaga kerukunan selama bulan suci.

