Tiru Jepang, Bakamla Dorong Pengawasan Laut Lebih Modern dan Efisien
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ambisi menjadi coast guard modern mendorong Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) memperkuat kerja sama dengan Japan Coast Guard (JCG). Indonesia dinilai perlu mempercepat modernisasi pengawasan laut mengingat statusnya sebagai negara kepulauan terbesar.
Deputi Opsla Bakamla Laksda TNI Eko Wahjono mengungkapkan keberhasilan Jepang dalam penggunaan Maritime Patrol Aircraft (MPA) berbasis jet. “Jepang sudah lama (mengembangkan), Coast Guard-nya sudah sudah luar biasa,” ujarnya di Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Menurut Eko, Indonesia seharusnya memiliki standar pengawasan serupa. “Kita ini negara maritim, negara kepulauan, seharusnya ya seperti Jepang,” sambungnya.
Selain faktor teknologi, efisiensi juga menjadi pertimbangan utama. Pengawasan udara dinilai lebih efektif untuk menjangkau area luas dibanding mengerahkan kapal patroli dalam jumlah besar.
Baca Juga
Tak Bebani APBN, DPR Setujui Hibah Kapal Patroli Jepang Senilai 1,9 Miliar Yen
“Kalau kapal itu harus besar biayanya. Tapi kalau pesawat ini sangat murah dan dia mampu melaksanakan surveillance sistem dengan luas dan cepat,” jelas Eko.
Sakadara informasi, saat ini Bakamla juga tengah memproses pengadaan pesawat N-219 dari PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sebagai langkah awal membangun kekuatan udara maritim. Meski bukan jet, pengadaan tersebut menjadi fondasi menuju sistem yang lebih modern.
Ke depan, data dari pengawasan udara akan dipadukan dengan radar darat NMSS guna menciptakan sistem terpadu. Integrasi ini diharapkan membuat pengawasan laut lebih cepat, akurat, dan efisien.
Bakamla juga membuka peluang kerja sama lanjutan dengan JCG setelah evaluasi pelatihan selesai pada hari ini, Kamis (19/2/2026). Modernisasi bertahap dinilai menjadi kunci agar Indonesia mampu menjaga kedaulatan dan keamanan laut secara optimal.

