500 Personel Dikerahkan ke Lokasi Penemuan Serpihan Pesawat di Bulusaraung
Poin Penting
|
MAROS, investortrust.id - Sekitar 500 personel tim SAR Gabungan dikerahkan ke Gunung Bulusaraung wilayah perbatasan Kabupaten Maros-Pangkejene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menindaklanjuti penemuan serpihan pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan.
"Di sini ada sekitar 400–500 orang personel siap membantu dalam proses evakuasi nanti, selebihnya dikerahkan ke Bulusaraung," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan di Posko Leang-Leang, Kabupaten Maros, Minggu (18/1/2026).
Menurut Andi Sultan, tim SAR gabungan telah dikerahkan ke lokasi penemuan serpihan pesawat, termasuk menyisir area kejadian. Selain itu, tim SAR telah memetakan jalur evakuasi, mengingat kondisi medan yang cukup berat.
Baca Juga
Polda Sulsel Siapkan DVI untuk Identifikasi Korban Pesawat ATR
Dia menjelaskan, opsi terbaik untuk jalur evakuasi adalah menempuh jalur pendakian menuju lokasi. "Sebenarnya ada jalur lebih dekat dengan lokasi, tetapi medan cukup terjal dan berisiko. Tim menggunakan jalur pendakian karena aksesnya mudah dijangkau," tutur dia.
Serpihan badan pesawat ATR 42-500, menurut Andi Sultan, telah ditemukan sejak pencarian pada Minggu (18/1/2026) pagi dengan menurunkan tim darat dan Udara. Tim Aju yang membawa drone telah dikerahkan pada pukul 06.15 WITA, disusul tim lain menggunakan helikopter.
Dia mengungkapkan, dari hasil penyisiran melalui udara, akhirnya ditemukan berupa serpihan kecil sebagai penemuan awal pada pukul 07.46 WITA berupa bagian jendela dari pesawat ATR yang dilaporkan hilang sejak kemarin.
"Dan pada pukul 07.49 WITA, informasi yang diterima dari tim ditemukan lagi serpihan berukuran besar diduga badan pesawat dan ekor pesawat (badan pesawat terpisah)," tutur dia.
Posisi pesawat, kata Sultan, berada di lereng bagian selatan Gunung Bulusaraung, atau terletak pada bagian bawah lereng. Tetapi, bila dilihat dari puncak gunung, posisi badan pesawat berada di sisi utara.
Baca Juga
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Maros
Dia menambahkan, jarak lokasi temuan serpihan pesawat tersebut diperkirakan sekitar 1,5 km dari titik awal pencarian. Atas penemuan itu, tim Aju dikerahkan menuju badan pesawat, tetapi masih terkendala medan yang cukup sulit.
"Informasinya akses ke lokasi penemuan badan pesawat itu cukup terjal serta jaraknya jauh. Kami tentu harus menghitung betul faktor keselamatan personel kita sebelum melaksanakan evakuasi," papar dia.
Pesawat tersebut membawa penumpang on board sebanyak 11 orang, terdiri atas delapan kru pesawat dan tiga orang penumpang. Nama kru pesawat yaitu Captain Andy Dahananto, Yudha Mahardika, Captain Sukardi, Hariadi, Franky D Tanamal, Junaidi, Florencia Lolita, dan Esther Aprilita S. Sedangkan penumpangnya masing-masing atas nama Deden, Ferry, dan Yoga. (ant)

