Tinjau Pasar KIPP IKN, Gibran Pastikan Ekonomi Rakyat Tumbuh di Jantung Ibu Kota Baru
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau pasar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara (KIPP IKN), Kalimantan Timur, Rabu (31/12/2025). Gibran sebelumnya meninjau fasilitas pendidikan di kawasan IKN.
Gibran meyakini kehadiran Pasar KIPP IKN akan menggerakkan roda perekonomian di pusat ibu kota baru tersebut.
"Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan IKN mampu menggerakkan ekonomi rakyat, keberadaan Pasar KIPP diharapkan menjadi penggerak aktivitas ekonomi lokal, memberikan ruang usaha yang layak bagi pelaku UMKM, serta memenuhi kebutuhan harian masyarakat di KIPP IKN," kata Gibran dalam keterangan tertulis, Rabu (31/12/2025).
Baca Juga
Gibran Tinjau Pembangunan SMA Taruna Nusantara IKN, Target Rampung Januari 2026
Pasar KIPP dibangun di atas lahan seluas 3.774 meter persegi dengan luas bangunan 3.959 meter persegi, terdiri atas tiga lantai. Pasar ini dilengkapi 22 unit los basah, 33 unit los kering, 11 kios, enam unit pujasera, serta ruang pengelola dan ruang pertemuan. Pasar KIPP dirancang untuk melayani sekitar 200 pengunjung per hari, dengan pengaturan los basah yang terpisah antara area bersih dan area pengolahan, sehingga kebersihan dan sirkulasi pengunjung tetap terjaga.
Dalam peninjauan tersebut, Wapres melihat langsung penataan zona los basah yang dibagi secara fungsional, mulai dari area pembersihan hingga area penjualan, guna memastikan standar higienitas pasar terpenuhi. Penataan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pasar rakyat yang sehat, nyaman, dan aman bagi pedagang maupun pengunjung.
Mendampingi Wapres dalam peninjauan ini, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, serta Staf Khusus Wapres Achmad Adhitya.
Baca Juga
Wapres Gibran Cek Progress Pembangunan Fasilitas Pendidikan IKN
Sebelumnya Gibran juga meninjau langsung fasilitas pendidikan di kawasan hunian ASN Ibu Kota Nusantara (IKN) yang meliputi SD, SMP, dan SMA, Rabu (31/12/2025).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan penyediaan sarana pendidikan yang modern, terpadu, dan berkualitas sejak jenjang dasar hingga menengah sebagai fondasi penting dalam menyiapkan generasi unggul, berdaya saing, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.
“Fasilitas pendidikan di kawasan hunian ASN IKN dirancang secara modern, terpadu, dan representatif untuk mendukung proses belajar-mengajar yang berkualitas di ibu kota baru,” ujar Wapres dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (31/12/2025).

