Maruarar Sirait Pastikan Perayaan Natal Nasional 2025 Tak Pakai Dana APBN dan BUMN
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025 yang juga Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan perayaan natal 2025 tidak memakai dana dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) maupun dari badan usaha milik negara (BUMN). Maruarar menyatakan anggaran Natal 2025 mengusung tema "Tuhan Yesus Hadir untuk Keluarga" berasal dari gotong royong.
“Saya sudah putuskan dan saya sudah katakan dengan Pak Presiden (Prabowo Subianto) bahwa Natal tahun ini tidak ada dari APBN dan dari BUMN, semuanya gotong royong,” ujarnya, dalam Rapat Panitia Natal Nasional 2025, di Graha PGI, Jakarta, Minggu (16/11/2025) malam.
Baca Juga
Ditunjuk Prabowo Jadi Ketua Panitia Natal, Menteri Ara Usul Perhelatan di 8 Wilayah
Maruarar menyatakan, perayaan Natal 2025 akan digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, dengan menghadirkan sekitar 5.000 tamu undangan. Nantinya, perayaan akan digelar secara sederhana dan penuh aksi sosial, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Arahan Bapak (Presiden Prabowo) nomor satu sederhana saja, jangan berpesta bermewah-mewah. Kedua, memperbanyak bantuan sosial. Belum lagi yang luar biasa, bagaimana visi perdamaian di Palestina, bagaimana kalau persembahan umat Kristiani yang sedang merayakan natal itu dikasih ke Kedubes Palestina,” katanya.
Dari 5.000 tamu undangan, Maruarar spesifik bakal mengundang 500 koster gereja di sekitaran Jakarta, 500 anak yatim piatu, 500 guru agama kristen, 500 guru agama katolik, 500 guru sekolah minggu, serta 500 penyandang disabilitas atau mungkin janda-janda terlantar.
“Jadi mungkin dari 5.000 (tamu undangan), 3.000 diantaranya adalah saudara-saudara yang harus kita beri perhatian. Di acara itu saja sudah ada acara sosial, 3.000 itu adalah saudara-saudara kita yang mau kita sentuh dengan kasih,” ucapnya.
Baca Juga
Pesan Natal Bos BNI: Dengan Bimbingan Tuhan, BUMN Dukung Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Selain itu, perayaan Natal 2025 juga digelar di 10 titik lainnya di Indonesia, yakni Papua, Maluku, Maluku Utara, Kalimantan Barat, Toraja, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nias, Toba, dan Mentawai.
“Dari 10 titik itu, kita budget-in satu titik itu Rp 1 miliar. Berarti, Rp 10 miliar untuk sosial. Dan barusan sudah ada satu teman kami yang siapkan bantuan pendidikan buat 1.000 orang. Berarti kalau dibagi 10, di satu titik bisa 100 orang, dan setiap titiknya satu orang (dapat bantuan) Rp 10 juta,” kata Maruarar.

