Prabowo Utus Jokowi Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus, Ma'ruf Amin: Hak Presiden
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Presiden (Wapres) ke-13 RI Ma'ruf Amin memberikan respons soal keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mengutus Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan. Menurut Ma'ruf Amin keputusan tersebut sepenuhnya merupakan hak Prabowo sebagai presiden.
"Saya kira hak presiden untuk menunjuk siapa saja untuk mewakili Indonesia," kata Ma'ruf Amin kepada awak media seusai menghadiri halalbihalal MUI di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (24/4/2025).
Baca Juga
Prabowo Utus Jokowi hingga Jonan Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan
Ketua Dewan Pertimbangan MUI itu meyakini, kapasitas Jokowi sebagai seorang tokoh nasional tidak perlu diragukan lagi. Dengan statusnya sebagai mantan presiden, Jokowi dinilai Ma'ruf Amin layak mewakili Prabowo untuk hadir langsung di Vatikan.
"Kebetulan ada mantan presiden, kemudian Pak Prabowo mau menunjuk dan tentu seorang tokoh, yang ditunjuk mau, saya kira bagus-bagus saja. Dan sering Amerika menunjuk mantan presidennya menjadi utusan Amerika. Jadi kita itu tidak ada masalah," ungkapnya.
Diberitakan, Presiden Prabowo Subianto memutuskan mengutus sejumlah tokoh untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan, Sabtu (26/4/2025). Para tokoh itu diutus menghadiri pemakaman Paus Fransiskus mewakili Prabowo dan Pemerintah Indonesia.
"Atas nama Pemerintah Indonesia, Bapak Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk mengutus beberapa tokoh untuk ikut menghadiri acara pemakaman di Vatikan," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kepada wartawan, Rabu (23/4/2025).
Baca Juga
Pesan Ma'ruf Amin ke Menteri Prabowo: Situasi Tidak Baik-Baik Saja
Jubir Presiden itu mengungkap empat tokoh yang diutus Prabowo menghadiri pemakaman Paus Fransiskus. Keempat tokoh tersebut, yakni Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono, mantan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignatius Jonan, dan Menteri HAM Natalius Pigai.
"Di antara tokoh-tokoh yang diutus oleh bapak presiden Prabowo mewakili bangsa dan negara Indonesia adalah yang pertama Presiden ke-7 Bapak Joko Widodo, kemudian yang kedua Wakil Menteri Keuangan Bapak Tommy Djiwandono, kemudian yang ketiga Bapak Jonan, dan yang keempat Bapak Natalius Pigai," katanya.

