Prabowo Tuntut Jajarannya Berani Potong Anggaran Tak Penting
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo kembali mengingatkan para menteri dan kepala lembaga Kabinet Merah Putih untuk berhemat. Prabowo bahkan menuntut jajarannya untuk berani memotong anggaran yang tidak penting.
"Saya terus menerus menuntut penghematan, efisiensi. Saya menuntut keberanian memotong hal-hal yang tidak esensial," tegas Prabowo saat menyampaikan pengantar rapat kabinet Merah Putih di Kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Prabowo membeberkan kriteria anggaran yang dijalankan pemerintahannya. Pertama, kata Prabowo, anggaran harus bisa menciptakan lapangan kerja. Kedua, harus meningkatkan produktivitas yang bisa diukur dengan kuantitatif. Ketiga, anggaran harus mengarah kepada swasembada pangan dan swasembada energi. Keempat, harus menciptakan terobosan teknologi.
"Jadi, prioritas kita itu satu bahwa harus menciptakan lapangan kerja, tingkatan produktivitas, swasembada pangan dan swasembada energi. Dengan swasembada pangan dan swasembada energi kita aman, kita tidak boleh bergantung pada sumber di luar negeri sudah berkali-kali saya tekankan itu," katanya.
Baca Juga
Libur Nataru Lancar, Prabowo Terima Kasih kepada Kapolri hingga Panglima TNI
Untuk itu, Prabowo menekankan, di luar kriteria tersebut tidak perlu dianggarkan, termasuk seremoni ulang tahun kementerian dan lembaga. Dikatakan, acara ulang tahun cukup digelar secara sederhana di kantor.
"Jadi saudara-saudara saya tegaskan kembali bahwa hal-hal di luar itu yang bersifat seremoni upacara merayakan ulang tahun ini ulang tahun itu hari ini hari itu kita tidak anggarkan. Perayaan sejarah perayaan ulang tahun laksanakan secara sederhana di kantor, di ruangan. Kalau perlu yang hadir 15 orang sisanya di video conference," katanya.
Prabowo juga memerintahkan kementerian lembaga memotong anggaran perjalanan dinas sebesar 50%. Dengan pemotongan tersebut, katanya, pemerintah bisa menghemat sekitar Rp 20 triliun.
"Kalau kita hitung Rp 20 triliun berapa puluh ribu sekolah gedung sekolah bisa kita perbaiki. Jadi saya katakan bahwa saya sangat serius dalam hal ini. Saya minta loyalitas semua menteri semua kepala badan untuk patuh dalam hal ini," tegasnya.
Baca Juga
Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Apresiasi Kinerja Kabinet untuk Rakyat
Prabowo menyampaikan terima kasih kepada tim keuangan yang telah menyisir, melakukan kajian terhadap anggaran sampai detail.
"Kalau tidak salah sampai satuan kesembilan kalau tidak salah. Mungkin pertama kali dalam sejarah ya presiden RI mengecek sampai satuan kesembilan. Jadi saudara-saudara pun mungkin tidak tahu anggaran-anggaran tersebut," paparnya.

