Sah! Tak Ada Kader PDIP di Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran
JAKARTA, investortrust.id - Teka-teki soal posisi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akhirnya terjawab. Hasilnya dalam pengumuman susunan Kabinet Merah Putih yang diumumkan Prabowo, tak ada satupun kader PDIP yang masuk menduduki kursi menteri, wakil menteri (wamen) maupun kepala badan/lembaga.
Baca Juga
Susunan Lengkap Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran, Ada 7 Menko dan 56 Wamen
"Dengan kesepakatan para ketua umum koalisi, kami beri nama kabinet ini Kabinet Merah Putih,” kata Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2024) didampingi Gibran serta Wakil Ketua DPR yang juga Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.
Selain PDIP, Kabinet Merah Putih juga tidak memuat perwakilan atau kader dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sedangkan Gerindra, Golkar, Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Partai Gelora hingga Partai Prima, masing-masing menyumbangkan kadernya masuk ke kabinet.
Adapun Kabinet Merah Putih pimpinan Prabowo-Gibran sendiri memiliki komposisi sebanyak tujuh menteri koordinator (menko), 41 menteri teknis, 56 wakil menteri (wamen) dan lima kepala badan/lembaga setingkat menteri.
Sebelumnya santer dikabarkan kader atau sosok yang dikaitkan terafiliasi dengan PDIP, seperti Abdullah Azwar Anas dan Budi Gunawan, akan menjadi representasi kehadiran partai banteng tersebut di pemerintahan. Meski Budi Gunawan telah ditunjuk oleh Prabowo untuk menduduki kursi menko politik dan keamanan, PDIP telah membantah mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu merupakan kader partainya.
"Pak Budi Gunawan masuk dalam profesional," kata Ketua DPP PDIP Puan Maharani ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2024).
Baca Juga
Puan yang juga menjabat sebagai ketua DPR itu mengatakan, meski tidak ada nama anggota atau kader PDIP yang masuk ke dalam kabinet Prabowo-Gibran, PDIP tetap akan mendukung pemerintahan ke depan.
"Karena tidak ada kader PDI Perjuangan yang masuk kabinet, bekerja sama dan saling mendukung itu tidak harus dalam kabinet," kata Puan ditemui usai menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan presiden dan wakil presiden.

