Jangan Salah! Ini Perbedaan JakLingko dan Mikrotrans
JAKARTA, investortrust.id - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) memacu sosialisasi mengenai layanan transportasi publik di Jakarta kepada masyarakat, terutama terkait dengan perbedaan JakLingko dan Mikrotrans.
Sosialisasi ini dianggap penting karena belakangan, muncul kesalahpahaman di masyarakat mengenai perbedaan sistem transportasi terintegrasi JakLingko dan layanan Mikrotrans.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Humas TransJakarta Tjahjadi mengatakan, pihaknya berupaya meluruskan bahwa JakLingko merupakan sistem transportasi terintegrasi yang menjadi payung berbagai moda transportasi di Jakarta, termasuk TransJakarta, MRT, dan LRT.
Baca Juga
Harga Emas Antam Masih Betah Parkir di Rp 1.401.000 per Gram
Sistem tersebut, kata dia, dirancang untuk mempermudah perpindahan antarmoda dengan sistem pembayaran terintegrasi, yang tentunya memberikan kemudahan bagi mobilitas warga.
Sementara itu, Mikrotrans merupakan salah satu moda dalam jaringan JakLingko yang beroperasi sebagai angkutan kota (angkot) dengan menggunakan kendaraan kecil yang biasa disebut angkot.
"Mikrotrans berfungsi untuk melayani rute-rute pendek di area perumahan dan jalan sempit. Meskipun berada dalam sistem JakLingko, Mikrotrans memiliki peran spesifik sebagai angkot, yang berbeda dari moda transportasi lain seperti bus TransJakarta atau MRT," ujar Tjahjadi dalam keterangan yang dikutip Antara, Senin (2/9/2024).
Menurut dia, manfaat Mikrotrans telah dirasakan berbagai kalangan masyarakat. Misalnya, ibu-ibu rumah tangga dapat dengan mudah menggunakan Mikrotrans untuk beraktivitas sehari-hari keluar rumah tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.
Baca Juga
BEI Gembok Perdagangan Saham TNCA dan UANG Akibat Lompatan Harga Signifikan
Anak-anak sekolah pun di area perumahan juga dapat dengan aman menggunakan Mikrotrans untuk perjalanan harian.
"Mikrotrans juga bermanfaat bagi para pekerja yang tinggal di perumahan yang jauh dari jalur utama bus TransJakarta sehingga mereka dapat menjangkau halte TransJakarta atau stasiun MRT terdekat dengan mudah. Hal ini meningkatkan efisiensi waktu dan kenyamanan, terutama saat jam sibuk," ucapnya.
Dengan berbagai inovasi dan penyesuaian layanan tersebut, TransJakarta mengharapkan semakin banyak masyarakat beralih ke transportasi publik. Hal itu juga sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengurangi kemacetan dan mempromosikan penggunaan transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

