Kerahkan Pakar, Prabowo Yakin IKN Bisa Berfungsi sebagai Ibu Kota dalam 5 Tahun
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pertahanan (Menhan) yang juga presiden terpilih Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dengan mengerahkan para pakar dan segala kemampuan, Prabowo optimistis fungsi IKN dapat berjalan dengan baik dalam empat hingga lima tahun mendatang.
“Tentunya nanti pakar-pakar ya harus semua dikerahkan semua kemampuan kita. Kita juga tidak boleh memaksakan, tapi kalau saya optimistis dalam 4-5 tahun saya kira sudah berfungsi dengan sangat baik,” kata Prabowo seusai sidang kabinet paripurna yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Garuda, IKN, Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (12/8/2024).
Baca Juga
Di Sidang Kabinet, Prabowo Tegaskan Lanjutkan IKN, kalau Bisa Percepat
Prabowo menyatakan, Jokowi telah mengambil peran sejarah untuk menginisiasi pembangunan IKN. Untuk itu, tugasnya sebagai presiden periode 2024-2029 adalah melanjutkan dan bahkan berupaya menyelesaikan pembangunan IKN yang telah dirintis Jokowi.
“Saya kira sudah berkali-kali saya sampaikan bahwa saya bertekad untuk melanjutkan. Pak Jokowi saya kira sudah mengambil peran sejarah. Beliau yang inisiasi, minimal saya lanjutkan kalau bisa saya ikut yang menyelesaikan (IKN),” kata Prabowo.
Prabowo mengakui pembangunan IKN bukan tugas mudah dan cepat. Diperlukan waktu yang lama dan tantangan yang berat dalam menunaikan tugas tersebut. Namun, melihat pembangunan yang sudah berjalan saat ini, Prabowo optimistis pembangunan dan pemindahan ibu kota ke IKN sudah terlihat dalam beberapa tahun ke depan.
“Saya kira kalau kita lihat, optimis ya dan nanti akan kelihatan betapa manfaat daripada pemindahan ini walaupun nanti tentunya banyak yang masih harus kita kerjakan,” tegasnya.
Dalam sidang kabinet perdana di IKN tersebut, Jokowi membahas terkait keberlanjutan serta transisi di kementerian dan purchasing manager index (PMI). Perpindahan ibu kota disebut Jokowi bukan tentang perpindahan fisik semata melainkan perpindahan pola pikir atau mindset, pola kerja, dan mobilitas.
"Karena mobilitas di Ibu Kota Nusantara semuanya memakai kendaraan listrik dan juga energinya memakai energi hijau. Bangunan di sini semuanya diarahkan ke green building dan aksesibilitasnya juga diprioritaskan untuk pejalan kaki dan yang naik sepeda,” jelas Jokowi.
Baca Juga
Investor Jangan Ragu, Jokowi Sebut Prabowo Setujui Anggaran Percepatan IKN
Selain itu, Jokowi melanjutkan, ekonomi yang akan dikembangkan di IKN adalah ekonomi hijau, ekonomi digital yang akan mengiringi pemerintahan di Ibu Kota Nusantara.
“Sekali lagi ekonomi hijau, ekonomi digital, data center, financial center dan yang lain-lainnya,” ucapnya.

