7 Waduk Dibangun di NTT untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian
KUPANG, investortrust.id - Tujuh waduk sudah dan sedang dibangun di Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga tahun 2024, yang direncanakan memberikan efek luar biasa untuk peningkatan produktivitas pertanian sawah di provinsi ini. Pemerintah juga berupaya mempercepat Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kali Dendeng disambungkan dengan seluruh target keluarga penerima manfaat.
"Untuk menjamin pasokan air bagi lahan pertanian, pemerintah telah dan tengah membangun sejumlah waduk di NTT. Untuk air minum, saya minta agar Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kali Dendeng dapat segera disambungkan dengan seluruh target keluarga penerima manfaat," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam keterangan usai meresmikan SPAM Kali Dendeng, di Kupang, NTT, Rabu (06/12/2023).
Baca Juga
Presiden Resmikan RSUP dr Ben Mboi, Rumah Sakit Terbesar NTT
Presiden mengungkapkan, dari sekitar 15 ribu potensi sambungan, SPAM Kali Dendeng baru terhubung ke sekitar tiga ribu rumah tangga. Artinya, masih ada sisa yang sangat besar belum dimanfaatkan. Presiden menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk membantu pemerintah daerah meningkatkan sambungan tersebut.
“Saya minta ke Pak Menteri PUPR agar sambungan ke rumah tangga ini segera dibantu dari pemerintah pusat, untuk segera diselesaikan. Harusnya ini tanggung jawab daerah, tanggung jawab kota, tanggung jawab provinsi, dan tanggung jawab PDAM, tetapi untuk NTT akan kami bantu dari pemerintah pusat. Untuk Kupang, akan kita bantu dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Baca Juga
SPAM Kali Dendeng itu dibangun sejak tahun 2020, dengan alokasi anggaran sebesar Rp 173 miliar. Presiden berharap infrastruktur ini dapat menjamin pasokan air bagi rumah tangga di NTT, khususnya saat musim kemarau.
“Ini akan memberikan kepastian bahwa untuk urusan air, utamanya air minum di Kota Kupang dan sekitarnya, bisa disuplai dari SPAM Kali Dendeng,” kata Presiden.

