Laba CDIA Melonjak 281,7% di 2025, Segmen Ini Penyumbang Utama
JAKARTA, investortrust.id – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) atau CDI Group mencatat lonjakan laba bersih sebesar 281,7% menjadi US$ 127,8 juta pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 33,5 juta.
Kenaikan laba emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu ini sejalan dengan peningkatan pendapatan bersih perseroan sebesar 44,8% dari US$ 102,3 juta menjadi US$ 148 juta. Kontribusi utama berasal dari segmen energi sebesar US$ 105,8 juta, diikuti logistik US$ 36,6 juta, serta pelabuhan dan penyimpanan sebesar US$ 5,6 juta.
Baca Juga
Direktur Perseroan CDIA Jonathan Kandinata menyatakan bahwa tahun 2025 menjadi tonggak transformatif bagi CDI Group, seiring keberhasilan perseroan bertransformasi menjadi perusahaan terbuka dengan kinerja keuangan dan operasional yang tetap solid.
CDIA juga membukukan kenaikan EBITDA sebesar 288% menjadi US$118,8 juta, sejalan dengan lonjakan laba bersih. Kinerja ini mencerminkan ketangguhan platform operasional serta disiplin dalam mengeksekusi strategi pertumbuhan pada tahun pertama sebagai perusahaan publik.
Baca Juga
Siap Masuk Singapura, Chandra Asri Capital Dapat Pendanaan US$ 95 Juta dari Chandra Daya (CDIA)
Sepanjang 2025, CDIA menetapkan dividen interim sebesar US$10 juta sebagai bentuk komitmen dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, sekaligus menjaga struktur permodalan yang prudent guna mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Hingga akhir 2025, CDIA memiliki liquidity pool sebesar US$803,3 juta, yang memperkuat fleksibilitas finansial untuk mendukung ekspansi di seluruh pilar infrastruktur.

