Net Sell Rp 117,92 Miliar, Saham BBCA dan BBNI Penyumbang Terbesar
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing hanya membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 117,92 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/3/2026), anjlok 362,71 poin (4,57%) menjadi 7.577.
Net sell terbanyak melanda saham BBCA senilai Rp 557,69 miliar, BBNI senilai Rp 178,57 miliar, ANTM senilai Rp 94,74 miliar, AMMN senilai Rp 80,44 miliar, dan BBRI Rp 52,78 miliar.
Baca Juga
Fitch Revisi Outlook jadi Negatif, Purbaya: Kinerja Pendapatan Negara Awal 2026 Sangat Baik
Sebaliknya lima saham berikut catatkan pembelian bersih (net buy) terbanyak oleh pemodal asing, yaitu saham BUMI sebanyak Rp 114,61 miliar, PTRO Rp 87,26 miliar, BRPT Rp 72,16 miliar, dan DEWA senilai Rp 67,43 miliar.
Penurunan signifikan IHSG hari ini dipicu kejatuhan indeks saham dunia akibat kekhawatiran perang Iran bisa tekan perekonomian global. Penurunan indeks juga datang dari sentiment negative dari outlook utang Indonesia diturunkan dari stable jadi negative.
Seluruh sektor saham mengalami guncangan hebat sepanjang hari ini, terdalam melanda saham sektor material dasar melemah 7,42%, sektor trasnportasi 7,23%, sektor consumer primer 6,69%, dan sektor industry 5,38%. Penurunan lebih dari 4% melanda saham sektor energi, consumer non primer, teknologi, dan infrastruktur. Kejatuhan lebih dari 3% melanda saham sektor property dan keuangan.
Baca Juga
Tembus 477.600 Laporan, IASC OJK Berhasil Selamatkan Dana Korban Penipuan Rp 566,1 Miliar
Seluruh saham big cap mengalami penurunan dalam hari ini, seperti BREN, BBCA, TPIA, AMMN, DSSA, BBRI, BMRI, dan BRPT. Penurunan hebat juga melanda saham DCII, EMAS, FILM, RATU, hingga PANI.
Meski IHSG anjlok parah, kedua saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham IFSH naik 25% menjadi Rp 3.250 dan SOTS naik 24,59% menjadi Rp 1.140. Meski tak ARA, saham ITMA naik 11,91% menjadi Rp 2.630, GRPM menguat 9,94% menjadi Rp 376, dan INPS naik menguat 9,88% menjadi Rp 890.
Kemarin, IHSG kembali terjungkal sebanyak 77,06 poin (0,96%) menjadi 7.939. Sebaliknya pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 3,44 triliun di seluruh pasar setelah adanya crossing saham SGRO Rp 4,73 triliun melalui pasar negosiasi.

