Didukung Divestasi Bisnis Es Krim, Laba Unilever (UNVR) Melesat 127% di 2025
JAKARTA, investortrust.id – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatatkan lompatan laba lebih dari 127% menjadi Rp 7,64 triliun pada 2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 3,36 triliun. Penyumbang utama lompatan berasal dari laba penjualan operasional yang dihentikan.
Manajemen UNVR melalui rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/2/2025), menyebutkan bahwa kenaikan laba tersebut sejalan dengan peningkatan penjualan bersih dari Rp 30,62 triliun menjadi Rp 31,94 triliun. Begitu juga dengan laba bruto naik dari Rp 14,55 triliun menjadi Rp 14,99 triliun.
Baca Juga
Unilever (UNVR) Lepas Bisnis Teh Sariwangi Senilai Rp 1,5 Triliun, Tujuan Ini Diungkap
Kenaikan laba juga didukung atas penurunan beban pemasan, beban umum dan administrasi. Alhasill aba usaha bertumbuh dari Rp 3,80 triliun menjadi Rp 4,59 triliun pada 2025. Adapun penyumbang utama kenaikan laba tersebut berasal dari keuntungan divestasi anak usaha senilai Rp 3,79 triliun, bandingkan tahun lalu tidak dicatatkan.
EBITDA perseroan juga meningkat dari Rp 4,43 triliun menjadi Rp 5,26 triliun. Sedangkan laba per saham naik dari Rp 76 menjadi Rp 93 per saham.
Baca Juga
Penjualan Domestik Melemah, Unilever (UNVR) Fokus Genjot Ekspor Meski Margin Tipis
Tahun lalu, perseroan telah menuntaskan penjualan unit usaha PT The Magnum Ice Cream Indonesia pada 8 Desember 2025. Nilai penjualan(belum termasuk PPN) sebesar Rp 7 triliun. Dalam jangka pendek. Transaksi ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada para pemegang saham, pasalnya hasil penjualan akan langsung didistribusikan sebagai dividen tunai pada saat transaksi selesai.
Transaksi ini diharapkan memperkuat posisi kas perseroan dan mengurangi ketergantungan terhadap pendanaan eksternal. Aksi ini juga bertujuan untuk memnfokuskan segmen usaha perseroan ke bisnis inti yakni, home and personal care dan nutrition.

