Pesan Prabowo untuk Seluruh Investor dan Masyarakat: Ekonomi Indonesia Kuat dan Tangguh
JAKARTA, investortrust.id - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pesan Presiden Presiden Prabowo Subianto untuk para investor domestik maupun global. Pesan Prabowo itu disampaikan Airlangga dalam konferensi pers seusai rapat bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, serta para pejabat OJK, BEI, dan KSEI di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
Dalam pesannya, Prabowo menyatakan fundamental ekonomi Indonesia kuat dan tangguh.
"Kepada para investor domestik, mitra internasional dan seluruh rakyat Indonesia, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan tangguh," kata Airlangga mengutip pesan Prabowo.
Baca Juga
Bakal Perbaiki Kualitas Emiten dan Saham, Simak Langkah Friderica Widyasari Pimpin OJK
Prabowo juga menyatakan, pemerintah berdiri teguh di belakang pasar keuangan nasional. Pemerintah, katanya, berkomitmen menciptakan iklim investasi yang transparan, adil, dan berkelas dunia.
"Pemerintah berdiri teguh di belakang pasar keuangan kita dan kami berkomitmen pada iklim investasi yang transparan, adil, dan berkelas dunia," katanya.
Dalam paparannya, Airlangga menjelaskan, makro ekonomi Indonesia dalam kondisi yang kuat. Pertumbuhan ekonomi berada pada angka 5,04% pada kuartal III-2025 dan diprediksi akan naik pada kuartal IV-2026.
"Minggu depan hari Kamis tanggal 5 (Februari) akan diumumkan pertumbuhan yang diperkirakan lebih besar daripada pertumbuhan yang di kuartal III," katanya.
Baca Juga
Pemerintah Dukung BEI dan Aparat Proses Hukum para Pemain Saham Gorengan
Selanjutnya, kata Airlangga, inflasi berada pada angka 2,92% untuk bulan Desember. Airlangga memastikan inflasi pada Januari berada pada rentang sesuai APBN, yakni 2,5% plus minus 1%.
"Kemudian kondisi cadangan devisa kita sampai Desember masih kuat setara dengan 6,2 bulan impor, yaitu US$ 156,5 miliar. Kemudian defisit fiskal masih terjaga di batas 3%," paparnya.

