MedcoEnergi (MEDC) Targetkan Produksi Migas Tertinggi Sepanjang Sejarah pada 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), perusahaan energi dan sumber daya alam yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan lonjakan produksi minyak dan gas (migas) pada 2026 ke level tertinggi sepanjang sejarah perseroan, seiring penguatan portofolio aset, peningkatan cadangan, serta ekspansi berkelanjutan di sektor energi terbarukan. Langkah ini untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang dan daya tarik bagi investor.
CEO MedcoEnergi Roberto Lorato mengatakan, dalam panduan kinerja 2026, MedcoEnergi menargetkan produksi minyak dan gas pada kisaran 165–170 million barrels oil equivalent per day (MBOEPD). Target tersebut melampaui capaian produksi 2025 yang tercatat sebesar 156 MBOEPD dan berada dalam kisaran panduan yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Memasuki 2026, kami tetap fokus untuk terus menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan melalui pertumbuhan, keunggulan operasional, serta disiplin dalam pengelolaan modal,” kata Roberto Lorato dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga
MedcoEnergi (MEDC) Tekan Emisi Karbon 43.000 Ton per Tahun Lewat Efisiensi Gas
Kinerja produksi sepanjang 2025 ditopang kontribusi proyek-proyek baru di Blok B Natuna serta peningkatan kepemilikan operasi di kontrak bagi hasil Corridor menjadi 70%. Momentum produksi semakin terlihat pada kuartal IV 2025, ketika produksi minyak dan gas mencapai puncak 178 MBOEPD dan rata-rata 176 MBOEPD selama periode tersebut.
Selain migas, kinerja bisnis ketenagalistrikan juga menunjukkan tren positif. Untuk 2026, MedcoEnergi menargetkan volume penjualan listrik sebesar 4.550 GWh, dengan kontribusi energi terbarukan mencapai 24% dari total penjualan.
Sepanjang 2025, anak usaha di sektor ketenagalistrikan, Medco Power, membukukan penjualan listrik sebesar 4.371 GWh. Pertumbuhan penjualan energi terbarukan mencapai 25%, terutama berasal dari proyek pembangkit listrik swasta independen atau independent power producer (IPP) baru di wilayah Ijen dan Bali Timur.
Di sisi hulu, penguatan fundamental perseroan juga tercermin dari peningkatan cadangan dan sumber daya. Cadangan terbukti dan terduga atau 2P pada akhir 2025 meningkat menjadi 564 million barrels of oil equivalen (MMBOE) dibandingkan 493 MMBOE pada 2024. Sejalan dengan itu, indeks umur dadangan 2P naik menjadi 11,4 tahun dari sebelumnya 10,4 tahun.
Baca Juga
Medco (MEDC) Ubah Fokus CSR ke 'Micro-Financing' untuk UMKM sebagai Investasi Jangka Panjang
Sumber daya kontinjensi atau 2C juga mencatatkan kenaikan signifikan. Pada akhir 2025, sumber daya 2C MedcoEnergi meningkat menjadi sekitar 1 miliar BOE, dibandingkan 896 MMBOE pada tahun sebelumnya, memperkuat prospek produksi jangka menengah hingga panjang.
Dari sisi pengembalian kepada pemegang saham, MedcoEnergi mencatatkan total imbal hasil pemegang saham sebesar 27% sepanjang 2025. Perseroan mengembalikan dana sebesar US$ 110 juta kepada pemegang saham, yang terdiri atas dividen sebesar US$ 80 juta dan pembelian kembali saham senilai US$ 30 juta.

